Minggu, 18 Desember 2011

Beberapa Hal Tentang Mengajak Bayi Jalan-jalan

 


 
Dengan trik yang tepat, acara jalan-jalan bersama si bayi akan lebih nyaman dan menyenangkan. Simak dan lakukan trik berikut ini.
  • Siap dengan perubahan mendadak. Bayi Anda bisa saja tiba-tiba menangis, rewel, atau suhu badannya naik. Batalkan, atau tunda acara jalan-jalan di lain waktu.
  • Realistis. Jangan mengajak bayi jalan-jalan sehari penuh, dari pagi dampai sore. Batasi maksimal 2-3 jam, karena terlalu lama dalam gendongan atau stroller bisa melelahkan bayi.
  • Jaga emosi Anda. Bila Anda panik dan tidak nyaman saat membawanya jalan-jalan, dia akan menangis atau rewel, itu berarti ia mengajak pulang.
  • Siapkan rencana cadangan. Misalnya, di tengah jalan Anda terjebak macet, segera alihkan ke tujuan lain.
  • Sederhana. Buatlah acara sesederhana mungkin. Jangan paksakan mengunjungi beberapa tempat sekaligus. Tetapkan satu tempat tujuan saja agar bayi tidak kelelahan.
  • Kenali tempat tujuan. Anda akan gampang menemukan sesuatu yang Anda butuhkan. Misalnya, tempat menyusui (nursery room), tempat mengganti popok dan baju bayi, atau baju Anda yang kotor.
  • Peralatan lengkap. Isi tas bayi dengan beberapa popok, baju ganti bayi dan Anda, kosmetik bayi, air bersih, kapas, tisu basah, tisu kering dan mainan pengalih perhatian untuk bayi.
  • Hindari tempat terlalu ramai untuk memperkecil risiko balita tertular penyakit yang bertebaran di udara, mengingat sistem kekebalannya masih lemah.
  • Jangan kepanasan karena kulit bayi masih sangat peka jika terpapar sinar matahari langsung di atas pukul 8 pagi.
ertama kali keluar rumah dengan bayi adalah tantangan seru dan asyik! Bayi bisa diajak keluar rumah setelah berusia 2 minggu hingga 1 bulan.

Kapan bayi boleh diajak jalan-jalan di luar rumah? Bila dari hasil kunjungan terakhir ke dokter dia dinyarakan sehat, tak ada salahnya mengajak dia menikmati dunia luar. Soal usia, para ahli tidak menetapkan batasannya secara ketat. Paling tidak, dia sudah berusia 2 minggu hingga 1 bulan, biasanya bayi sudah siap diajak pergi. Tentu saja, pertimbangkan faktor cuaca cerah dan angin tidak terlalu kencang, itulah waktu yang tepat memberinya pengalaman pertama keluar rumah!

Belajar banyak. Dengan jalan-jalan keluar rumah, bayi akan belajar banyak hal.
  • Mendapat kesempatan menghirup udara luar dan melihat suasana yang berbeda dengan di dalam kamar atau rumah.
  • Belajar bersosialisasi dengan bertemu orang-orang yang baru dijumpai dan bayi lain.
  • Kesempatan mengalami berbagai sensasi baru yang diterima panca inderanya.
  • Belajar beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan baru dan berbeda dengan di kamar serta di dalam rumahnya.
Mengajak bayi jalan-jalan ke mal, bisa menjadi rekreasi yang mudah, nyaman dan menyenangkan. Selain itu, bisa untuk melatih kepekaan motorik halusnya.
Sebelum berangkat, lakukan persiapan terlebih dahulu, agar acara jalan-jalan berjalan lancar. Apa saja?

Yang harus ada di tas bayi:
  • Makanan dan minuman bayi. Waktu jalan-jalan yang lumayan lama, bisa menyita jadwal makan bayi. Jangan sampai dia jadi kelaparan, bawakan bekal secukupnya. Bisa camilan, susu, jus, dan lainnya.
  • Baju dan celana bersih. Tentu saja untuk mengganti pakaian bayi yang kotor terkena makanan/minuman/susu, ngompol, pup, atau basah karena keringat. Bawa beberapa.
  • Topi, jaket dan kaos kaki. Bisa dipakai sebagai pelindung kepala dan penghangat tubuh.
  • Tisu. Siapkan tisu kering dan basah untuk mengelap tangan dan mulut bayi maupun untuk membersihkan sehabis pipis maupun pup.
  • Sapu tangan/handuk kering. Bisa untuk membersihkan tubuh balita.
  • Diapers/pampers. Penting dibawa, jika bayi pipis maupun pup.
  • Tempat kotoran. Bisa kantung plastik atau tas khusus. Berguna untuk membungkus baju atau celana kotor, botol yang bocor maupun peralatan bekas makan, dan sebagainya.
  • Alas Pelindung/Perlak. Gunakan yang tahan air berukuran sedang, sebagai alas saat Anda mengganti popok/diapers bayi.
  • Perlengkapan bayi: minyak telon;handy clean;bedak;hand body;cologne.

Bawa alat gendong atau kereta dorong. Alat Gendong bisa berupa kain panjang (jarit) atau yang siap pakai (sling). Sehingga tangan Anda bisa digunakan untuk keperluan lain seperti membawa tas dan sebagainya. Jika ingin membawa kereta dorong, bawa yang bisa dilipat dan ringan. Ini akan memudahkan Anda saat berjalan-jalan. Bayi pun akan lebih luas pandangannya.

Pilih waktu yang tepat. Pilihlah waktu jalan-jalan, yang tidak mengganggu jadwal tidur bayi. Selain membuat bayi Anda tidak nyaman tidur dalam keramaian, Anda pun akan kewalahan untuk menggendongnya terus. Hal ini mungkin bisa diatasi bila kita memiliki kereta dorong yang bisa menjadi tempat tidur sementara. Selain itu pastikan perut bayi tidak kosong, karena ibu keasyikan belanja.

Saat Belanja. Belilah kebutuhan yang penting dulu, dan jangan lupa untuk mencatatnya. Jika bayi/balita anda sudah bisa berjalan, ajari tentang berbagai macam barang serta kegunaannya. Jangan lupa untuk tetap mengawasinya agar tidak terlepas dari pandangan anda. Sebaiknya pilih troli belanja yang menyediakan tempat duduk untuk balita, agar dia tetap bisa menikmati jalan-jalan meski sudah lelah berkeliling. Selalu check kondisi bajunya, jika sudah basah oleh keringat, segera ganti dengan yang baru, agar tidak masuk angin, jangan lupa olesi minyak telon. 

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=12028063