Jumat, 11 Februari 2011

Jaman smkin edan.. Striptis ditonton warga sekampung!! Anak2 jdi korban!!

Nb. Sebenarnya ini video sudah lama Gan, maaf klo repost (ane cuma coba mengulasnya secara lebih dalam dari sisi lain).

Keprihatinan ini lagi2 muncul Gan, alangkah terkejutnya ane saat melihat video yg tak beretika dan bermoral ini Gan! Sungguh hati ini kembali miris melihat video ini, yg dengan jelas menggambarkan tarian striptis-erotis yg ditonton rame-rame sekampung!!

Dalam video itu tampak dua penari erotis (baju hijau dan pink), yg dengan PEDE-nya menari-nari striptis dgn goyangan erotis di depan para warga kampung yg sudah berkumpul dan duduk manis di sekitar panggung.

Awalnya mereka hanya menyanyi dengan diselingi goyangan biasa, ttpi ternyata dua penari tsb justru makin KESETANAN sampai akhirnya menari2 erotis serta membuka bajunya dan mempertontonkan auratnya!! sang penonton (terutama bapak-bapak, banyak yg lantas saweran dan memanfaatkan kesempatan dgn grepe-grepe dua penari itu). Tampak orang tua, pemuda, bapak-bapak, ibu-ibu, laki-laki, perempuan, tumplek blek kompak menikmati 'tontonan' itu. Dan celakanya ANAK-ANAK jg pada dibiarkan nonton Gan!



Spoiler for For Pic:

Quote:
Nb. Karena foto sebelumnya tidak muncul, berikut gambar ilustrasinya


Quote:

Jaman semakin edan


[sensored]



Quote:
Pertanyaan besar lantas muncul dalam benak kita. Sebenarnya, sadarkah para warga itu dgn perbuatannya? Sadarkah perbuatan mereka itu sungguh sangat tidak bermoral? Apa tanggung jawab mereka sebagai orang tua, yg seharusnya menjadi panutan, malah justru membiarkan anak-anak menonton tarian yg tidak pantas tsb? Dan dimanakah nilai-nilai luhur/kebaikan/moral itu berada skrg? Ingat, TUHAN tidak akan pernah tidur dan diam membiarkan kebobrokan moral ada dimana-mana!!

Semoga hal-hal BODOH seperti ini tidak akan pernah terjadi lagi dan para pelakunya (warga) segera bertaubat. Dan hendaknya kita semua bisa belajar dan mengambil pelajaran yg positif dri peristiwa itu. Mari kita mulai dari diri kita sendiri!



Spoiler for Pesan Sponsor:









sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4838610

3 Menit yg Akan Membuat Hidupmu Menjadi Lebih Baik! [Percayalah, HANYA 3 Menit!]

Semoga g REPOS y [Trit ini 100% TS ketik sendiri ], TS hanya ingin mengajak agan/sist merenungkan betapa beratnya ‘perjuangan’ Ayah&Ibu demi kebahagian anaknya. Miris sekali melihat anak jaman skrg, yg ketika permintaannya [mau pacaran, minta dibelikan motor/mobil, HP keluaran terbaru, pengen uang saku banyak, minta ini, minta itu, dsb] tidak dikabulkan, justru marah-marah, ngambek, kabur dari rumah, dan menunjukkan sikap bermusuhan dengan orang tua mereka!?
Juga sikap kita yg males2an, g pernah belajar, suka ngebolos, tawuran, pergaulan bebas, dsb, sadarkah hal itu bisa membuat orang tua kita sedih!?

Quote:
KISAH NYATA TS


TS lahir sebagai anak pertama, dari 3 bersaudara. Ayah seorang Pegawai Negeri [gol.menengah] dan Ibu seorang guru SD [dri lulusan SMA]. Meski saat itu kami hidup susah, tpi kami selalu bersyukur, dan MERASA kecukupan, Ahamdulillah

Saat itu Ayah dan Ibu, dgn bekerja keras siang dan malam, berusaha mencari rejeki yg halal guna menghidupi keluarga dan menyekolahkan kami bertiga. Keluarga kami memang harus ‘prihatin’, karena kami bertiga butuh biaya yang tidak sedikit untuk bersekolah, sedangkan Ayah dan Ibu adalah pegawai biasa yg tidak memiliki jabatan/kedudukan.

Saking sederhananya, saat itu kami hanya memiliki sebuah motor Vespa Th.82, yg Ayah pergunakan untuk mengantar kami bertiga bersekolah, mengantar Ibu mengajar, dan setelah itu baru Ayah dengan penuh semangat berangkat ke kantor [1 motor untuk berlima! ], tpi kami tak pernah malu, kami ttp bersyukur…


Saking sederhananya, saat itu makan daging adalah suatu hal yg sangat istimewa u/ kami. Demi anaknya, Ayah dan Ibu rela tidak makan [Boks Nasi] saat ada rapat di kantor, dan dibawalah pulang Boks tersebut agar kami bertiga bisa makan bersama...


Saking sederhananya, saat itu appun dilakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ayah seringkali pulang larut malam, u/ kerja lembur. Sementara itu Ibu di saat sore/mlm, yg seharusnya adalah waktu beliau u/ beristirahat, justru digunakan untuk memberikan les pelajaran guna mendapatkan uang tambahan. Dan kamipun sebelum brgkt&sesudah pulang sekolah, dgn senang hati membantu Ayah memberi makan ayam peliharaan di halaman belakang rumah!

Hasil menjual ayam di pasar, lantas kami pergunakan u/ membeli sepatu-tas baru! Puas sekali rasanya merasakan hasil jerih payah sendiri, &kami ttp bersyukur…


Disaat tmn2 ‘sibuk’ dgn HP barunya, hati ini hanya bisa bergumam, “Kapan y aq bisa punya HP sprti itu!? Rasanya meminta ke Ortu, hati ini tidak tega, karena aq tahu btpa itu hanya akan menambah beban pikiran dan membuat Ayah-Ibu semakin susah…” Alhasil sampai SMU, aq tidak punya HP! Tapi tidak mengapa, tidak perlu berkecil hati, yg terpenting aq bisa berprestasi di sekolah… [semangatQ dlm hati]


Disaat tmn2 ‘bangga’ dgn motor/mobil barunya, hati ini hanya bisa bergumam, “Kapan y aq bisa punya motor sprti itu!? Rasanya meminta ke Ortu, hati ini tidak tega, karena aq tahu btpa itu hanya akan menambah beban pikiran dan membuat Ayah-Ibu semakin susah…” Alhasil sampai SMU, aq naik sepeda, bus/angkot dan terkadang diantar Ayah naik Vespa jika ke sekolah! Tapi tidak mengapa, tidak perlu berkecil hati, yg terpenting aq bisa berprestasi di sekolah… [semangatQ dlm hati]


Yg patut kami banggakan meski kami bertiga terbiasa hidup sederhana dan prihatin, dengan segala keterbatasan itu, kami tetap bisa berprestasi. &Alhamdulillah sejak dri SD, SMP, SMU, dan Kuliah kami sllu diterima di Sekolah/Perguruan Tinggi Negeri Favorit, terkemuka di kota kami. Dan kami termasuk siswa yg sllu masuk ranking 10 besar. Luluspun dgn IPK Cumlaude.

Quote:
Akhirnya roda itu berputar, atas ikhtiar dan kerja keras, [setelah 15 Th] Ayah promosi ke posisi yg lebih baik, dan Ibu menjadi Kepala Sekolah, terimakasih atas segala nikmat-karuniaMu ya Allah, akhirnya kesabaran kami berbuah suatu berkah. Dan skrg dapat dikatakan kehidupan kami menjadi jauh, jauh, jauh lebih baik! Saat ini TS bkrja sbgai Pegawai di salah satu Instansi Pusat [Jakarta], ade’ ke-2 menunggu wisuda, dan ade’ ke-3 akhirnya bisa mewujudkan cita2nya sedari kecil menjadi Taruna di sebuah Akademi.


Mungkin hanya sebuah pesan singkat yg ingin TS sampaikan, “Sayangi dan cintai kedua orang tuamu, jgn pernah sekalipun membuatnya sedih dan menangis. Tunjukkan kita bisa membalas semua kasih sayangnya dengan melakukan sesuatu hal yg bisa dibanggakan. Meskipun itu takkan pernah cukup u/mengganti…”
Quote:
Pesan penuh makna dari Ayah-Ibu yg sllu ditanamkan kpda kami bertiga, yg akan sllu kami ingat:

Quote:
“De’, yg rajin belajar y, biar pinter! Ayah-Ibu g bisa membekalimu dengan harta, mobil, dan rumah. Cari semua itu dengan bekal ilmu yg kamu miliki!”
Quote:
“De’, jgn lupa Sholat Malam [Tahajud] untuk memohon petunjukNya, agar sllu diberikan yg terbaik, dimudahkan dalam setiap langkah-langkah, serta segala urusanmu. Dan luangkan waktumu u/ Sholat Dhuha memohon rejeki yg halal dan baik dariNya”
Quote:
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada Ibu Bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil".(QS Al Isra'; 23-24)

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5729491

Rahasia Tidur dan Sholat Tahajud

Umumnya orang beranggapan bahwa tidur malam yang baik memerlukan waktu sekitar enam hingga delapan jam sehari. Tetapi ketahuilah bahwasanya pendapat ini ditentang oleh para saintis barat seperti dr Ray Meddis, seorang Profesor di Department of Human Sciences, England University of Technology yang mengatakan bahwa manusia sebenarnya hanya perlu tidur malam selama TIGA JAM.


Waktu tidur bisa dibagi kedalam dua bagian yaitu tidur ayam dan tidur lelap. Mimpi biasanya terjadi pada tidur lelap (deep sleep). Manusia perlu berlatih untuk bisa tidur lelap karena tidur ayam adalah masa berangan-angan yang sebenarnya hanya membuang waktu saja. Tidur yang sebenarnya ialah ketika tidur lelap dengan mengacu pada kajian saintis barat yaitu cukup selama TIGA JAM.

Kita merasakan bahwa tidur malam kita selalu tidak cukup. Ini disebabkan karena kita tidak terlatih atau mengikuti aturan yang benar ketika kita tidur. Apabila seseorang atlit (atlet lari,misalnya) ketika hendak mengikuti lomba lari maka dia akan berlatih mungkin sekitar setahun sebelum perlombaan itu dimulai. Dengan demikian dia berharap bisa menjadi juara. Demikian juga dengan kita, harus melatih diri kita tidur sesuai aturan yang baik

Menurut kajian ahli pengobatan barat, sebelum kita pergi tidur, pertama-tama kita akan merasa mengantuk (drowsiness) di mana suhu badan kita akan menurun. Dengan mengatur waktu tidur dan menggunakan termometer kita bisa melatih diri kita untuk tidur bila perlu. Tidur yang teratur dapat mengefektifkan waktu kita terutama untuk beribadah di malam hari serta untuk mengerjakan hal lainnya. Di dalam Al-Quran disebutkan ada segolongan manusia yang masuk surga karena ibadah malamnya dengan mengurangi waktu tidur malamnya.


Quote:

Firman Allah dalam Al-Quran yang bermaksud : “sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa ada di dalam surga dan dekat dengan air yang mengalir. Sambil mengambil apa yang diberi oleh tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum ini di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah.” (Surah Az-Zariat ayat 15-18)

Rasulullah SAW telah memberikan contoh yang baik bagaimana tidur yang benar lengkap dengan doa-doanya. Sebagai ringakasan mungkin kita bisa latihan untuk tidur malam seperti :

1. Makan malam sedikit saja cukup sekedar supaya tidak lapar. Jika kita makan malam yang banyak maka akan menyebabkan kita cepat mengantuk dan susah bangun dari tidur

2. Tunaikan Sholat Isya’ sebelum tidur.

3. Bersihkan tempat tidur seperti seprei, bantal,kasur dan lain-lain dari kotoran.

4. Amalkan doa-doa sebelum dan sesudah tidur seperti yang diajarkan Rasulullah SAW.

5. Kurangi waktu tidur dari delapan jam sehari menjadi tujuh jam sehari untuk bulan pertama latihan; pada bulan kedua kurangi waktu tidur malam menjadi enam jam sehari, seterusnya pada bulan ketiga menjadi lima jam sehingga kita bisa tidur untuk waktu tiga jam saja.

Cara bangun tidur juga ada hal perlu diikuti untuk menjaga kesehatan dan menghindarkan diri dari pelbagai penyakit. Umpamanya kita yang suka bangun tidur terus langsung melompat dari tidurnya maka beresiko terkena penyakit jantung dan bisa menyebabkan meninggal. Demikian menurut pendapat seorang doktor dari china – dr Huang Guoxiong dari Badan Pengobatan Lioning.


Quote:
Pendapat Ahli Sastra Barat


Ada juga ahli sastra barat yang menceritakan mengenai pentingnya mengurangi tidur untuk mencapai kinerja yang baik. Bila ditanya apakah rahasia kesuksesan mereka? Mereka menjawab: ” the woods are lovely, dark and deep but i have promises to keep and miles to go before i sleep.” maksudnya ” taman itu indah, gelap dan tebal tetapi saya mempunyai aturan yang harus dilaksanakan terlebih dahulu sebelum saya tidur.”

“the heights by great men reached and kept were not attained by sudden fight. But while their companions sleep were toiling upwards in the night.” – Longfellow maksudnya ” pencapaian kerja yang tinggi oleh orang-orang ternama/sukses tidak didapati serta merta tetapi mereka bekerja keras sehingga larut malam pada waktu teman-temannya/yang lain sedang nyenyak tidur.” ini jelas menunjukkan mereka meminimalkan waktu tidur untuk mencapai kesuksesan dalam hidup mereka.


Quote:
Rahasia Sholat Tahajud



Sekarang kita kembali kepada perbincangan tentang Sholat Tahajud. Apakah kebaikan dan kelebihan yang kita peroleh dari mengerjakan sholat tahajud sementara yang lain sedang nyenyak tidur!?

Dari sisi logis, mungkin kita tidak mengerti bahwa perintah Allah itu mendatangkan kebaikan. Sesungguhnya Sholat Tahajud meneguhkan iman kita, jiwa kita, mental kita untuk menghadapi masalah hidup duniawi dan lain-lain.

Kemudian dari sisi sains pengobatan, kita akan menyedot oksigen di atmosfer bumi sekitar jam tiga pagi hingga terbit matahari dan menggerakkan otot-otot di dalam badan kita yang akan menyegarkan badan dan melancarkan aliran darah ditubuh kita.

Kedua hal tersebut, yaitu oksigen dan gerakan otot sangat penting bagi kesehatan tubuh manusia. Oksigen akan hilang dari atmosfer bumi selepas matahari terbit dan tidak datang lagi sampai besok pagi. Hanya manusia yang bangun pada waktu ini yang dapat menikmati oksigen tersebut.

Coba kita kaji pergerakan otot-otot kita ketika sholat. Secara kasar, pertama kita berdiri tegak (qiyam) kemudian mengangkat kedua tangan bertakbir dan meletakkan tangan di atas dada – kita telah membesarkan rongga dada kita sehingga paru-paru akan terasa lapang serta menggerakkan otot di kedua belah tangan.

Ketika ruku’ dengan badan membungkuk ke depan dan kedua tangan di atas kepala lutut dan punggung mendatar (parallel to the ground) sekaligus menggerakkan ruas-ruas tulang punggung, tulang leher, tulang pinggang dan tulang tungkai.

Ketika sujud, seluruh berat badan tertumpu sepenuhnya di atas otot-otot kedua tangan, kaki. Dada, perut, punggung, leher dan otot-otot kaki. Lihat saja pada waktu sujud ini berapa banyak otot dan persendian yang kita gerakkan.

Setelah itu kita bangkit dari sujud. Kita duduk, kemudian kita sujud lagi dan sesudah itu kita berdiri kembali. Dalam gerakan badan kali ini secara automatik kita telah menggerakkan sejumlah besar otot-otot di dada , bahu, lengan, perut, punggung, paha, kaki bagian bawah dan otot-otot lainnya. Selain itu kita juga melakukan dua jenis duduk – pertama duduk antara dua sujud dan kedua duduk tahiyat. Kedua jenis duduk ini menggerakkan tumit , pangkal paha, selangkangan, jari-jari kaki dan lain-lain.

Ketika kita memberi salam, kita menggerakkan otot-otot leher tengkuk dan lain-lain.
Kalau kita lihat dari dua hal di atas yaitu menghirup oksigen yang istimewa dan gerakan otot-otot yang semuanya itu sudah tentu akan menyehatkan tubuh kita. Sholat Tahajud bisa juga menjauhkan penyakit pinggang yang selalu menyerang orang yang banyak tidur dan bangun lewat dari tidur malam.

Quote:
“dan pada sebagian malam hari bersembahyang Tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (QS Al-Isra’; 79)

"sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa ada di dalam surga dan dekat dengan air yang mengalir. Sambil mengambil apa yang diberi oleh tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum ini di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah.” (QS Az-Zariat; 15-18)


Quote:
TS dalam hal ini bukan bermaksud ingin menggurui, sok alim, atau apalah namanya. Hanya ingin mengajak, marilah kita bersama belajar, sedikit demi sedikit, perlahan, untuk menjadi insan yg lebih baik. Sholat Tahajud hanya salah satu cara u/ meningkatkan ketakwaan kita terhadap Allah SWT [Tuhan YME]. Mari kita syukuri semua nikmat yg telah diberikan kpd kita, dan senantiasa memohon ampunannya atas segala dosa dan kesalahan yg telah kita perbuat selama ini.
mari kita mulai dari diri kita sendiri, mari kita mulai dari sekarang!!

sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4899476

Pentingkah Sholat Itu!?

Btw, agan/sist setuju tdk dgn pernyataan berikut!? “Sholat adalah sesuatu hal yg tidak PENTING!?”
Ane rasa pernyataan ini tepat dan sesuai kenyataan!! Lohh ko'? Mari kita tanyakan saja dalam diri kita sendiri, Siapa yg sholatnya masih suka bolong-bolong? Siapa yg suka menunda-nunda saat waktu sholat? dan [lebih parah lagi] siapa yg g pernah sholat? Hal itu bisa jadi karena kita beranggapan bahwa sholat itu g penting!!

Quote:
Spoiler for penting u/ dibuka:

“Sholat adalah sesuatu hal yg tidak PENTING!?”
kecuali untuk orang yg BERSYUKUR dan beriman


Kenapa ane fokus kepada kata BERSYUKUR…???
-> Karena dengan sholat-lah ‘media’ kita untuk bersyukur kepada Allah SWT.

Analogi sederhana
-> Saat kita masih kecil, dibelikan Ayah mainan, apa yg kita lakukan? Kita pasti akan memeluk Ayah kita dgn perasaan haru dan riang dgn tak lupa mengucapkan kata “terimakasih y Ayah! aq sayang Ayah…”

-> Saat kita sekolah SD, kita naik kelas, dpt rangking yg bgus, apa yg kita lakukan? Kita pasti akan berusaha membelikan kado terindah untuk Bpk/Ibu Guru kita, dgn tak lupa mengucapkan kata “terimakasih y Bpk/Ibu Guru atas segala ilmu bermanfaat yg telah kami dapatkan..”

-> Tpi apa yg sudah kita lakukan untuk mensyukuri nikmat-karunia Allah yg tlh diberikan kpda kita? [BIG QUESTION?]
Quote:
Aq g pernah dpt apa-apa dari Allah!!

Pernah mungkin kita berpikir dalam hati, dari dulu sampe skrg aq masih begini-begini aja. Apanya yg harus disyukuri?? Knpa aq harus sholat?? Penting y sholat??
Tapi, agan/sist yakin dgn pemikiran itu semua!?
Coba renungkan, dgn tidak terjadi sesuatu appun dgn kita [baca: Sehat], itu sbnrnya merupakan nikmat-karuniaNya u/kita [sederhana sekali bukan??]

Coba agan/sist renungkan sejenak:

-> Bilamana dicabut nikmat melihat kita oleh Allah. Masih bisakah kita melihat, memandang, dan mengagumi keagungan ciptaanNya?

-> Bilamana dicabut nikmat mendengar kita oleh Allah. Masih bisakah kita mendengar lantunan merdu ayat-ayat suciNya, masih bisakah kita mendengarkan seruan adzan yg memanggil kita u/ menghadapNya?

-> Bilamana dicabut nikmat berbicara kita oleh Allah. Masih bisakah kita melantukan puji-pujian padaNya, masih bisakah kita melafalkan ayat-ayatNya yg dpt menenteramkan hati dan jiwa?

-> Dan sadarkah kita, setiap hembus nafas kita adalah kuasaNya? Dan apa yg terjadi jika Allah mencabut semua nikmat-karuniaNya kepada kita?

-> Masihkah kita tidak BERSYUKUR??

Quote:
Renungkan pula yg ini:

-> Bila kita sakit, apakah kita ingin cpt sembuh? Pasti kita sepakat menjawab, Iya!

-> Bila kita menginginkan sesuatu hal, apakah kita ingin semua itu cpt terwujudkan? Pasti kita sepakat menjawab, Iya!

-> [Sebuah analogi sederhana], ada penjual nasi uduk langganan kita yg buka tpt jam 5 pagi, smntra itu kita dtng ke tempatnya jam 6 , ternyata di sana sudah bnyk antrian pembeli yg tidak sbar minta dilayani. Hampir dikatakan kita ada di antrian terakhir. Apa kemungkinan yg akan terjadi? Bisa jadi kita masih lama dilayani, bisa jadi pula kita hanya mendapat sisa-sisa, dan bahkan kita g kebagian karena nasi uduk itu sdh habis!!

-> Bagaimana jika itu terjadi terhadap kita saat di hadapanNya? Kita ingin kesehatan, kita ingin kemuliaan, kita ingin limpahan rizkiNya, kita ingin semua yg kita harapkan dpt cpt terwujudkan, tpi kita sllu ‘trlambat’ u/menghdapNya, kita sllu berada di barisan terakhir u/ memohon kepadaNya, karena kita sllu menunda waktu sholat kita

Quote:
Apapun bentuk nikmat-karuniaNya, kita harus BERSYUKUR kepada Allah SWT, dengan menunaikan sholat, bersedekah, amar ma’ruf nahi munkar, berbuat baik kepada sesama, dengan senantiasa menjalankan sgla perintahNya dan menjauhi sgla laranganNya.
Dan masihkah kita ttp tidak sholat?? masihkah kita bolong-bolong sholatnya?? Dan masihkah kita ingin menunda-nunda waktu sholat kita??
Mari kita belajar bersama, mulai dari sekarang, tekadkan untuk menjadi insan yg lebih baik dan bertakwa, amin

-Semoga bermanfaat-
Quote:
Quote:
Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nimat-Ku sesungguhnya azab-Ku amat pedih. Ibrahim (14):7
Quote:
Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan munkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (sholat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Al-Ankabut (29):45
Quote:
Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan sholat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Thaha (20):132



sumber ;http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5125866