Sabtu, 13 Agustus 2011

Opique Pictures komunitas film yang miskin


Aku merasa bersyukur berada dalam komunitas film yang miskin, mungkin perasaan aku ini dapat mewakili teman-teman lainnya satu seperjuangan. Wajar saja dikatakan miskin, bayangkan komunitas ini ngaku sebagai movie maker atau pembuat film tapi komunitas ini tidak memiliki kamera sederhana apa lagi yang canggih. Tapi itu semualah yang menyatukan.

Para anggota komunitas bertaraf ekonomi yang menengah kebawah, dengan keterbatasan opique pictures mampu ciptakan buah karya yang luar biasa. Hal ini didukung oleh seluruh anggota yang memiliki semangat juang yang satu dan ini juga disokong oleh kekompakan kami.

Keterbatasan yang dirasakan jusrtu membuat kami bangkit, tanpa menadahkan tangan kepada orang tua buktinya bisa mewujudkan dunia dalan audiovisual. Bahkan dengan keterbatasan ini membuat kami lebih berani menatap hari esok yang lebih cerah lagi.

Beberapa saat lalu seorang senior dibelantikan perfilman Indonesia mengatakan “ tuk produksi film itu memerlukan biaya produksi 5 sampai 7,5 juta rupiah “ ujar beliau, namun selang beberapa saat seorang movie maker yang beridiologi sama dengan kami mengatakan “ kami buat film Rp 500.000 saja uda bisa pesta pak “ ungkapnya sambil menyindir. Nah, yang kami alami sampai sejauh ini dengan biaya Rp200.000 itu sudah sangat terbantu sekali tuk memproduksi sebuah film, terbukti beberapa pekan lalu kami memproduksi sebuah film dengan biaya segitu kami semua team produksi dan para pemain bisa merasakan makan enak dari uang tersebut.

Kami sangat membenarkan, jika produksi film itu dilaksanakan dengan hati yang ikhlas makan apa yang diharapkan itu terwujud dan biaya seminimal mungkin juga dapat menghasilkan suatu yang wah….!!!

Namun, diketerbatasan itu juga menghambat suatu karya. Masih terngiang ditelinga ini seorang pembuat film komersil berkata “film-film yang dilombakan kemarin itu sangat kurang sekali, kameranya goyang, gambarnya gelap” dikatakan dengan lantang. Aku beserta teman sekomunitas merasa sangat tersinggung mendengarkan kata itu, ya kami maklum kami itu belum sampai tahap standar broadcast dengan alat produksi yang standar pula. Dengan sepontan dalam hati berkata “ANAK INDIE PUNYA CARA SENDIRI TUK BERKARYA”.

Dari kata-kata itu pula yang membuat kami semangkin yakin dengan jati diri kami ini sebagai movie maker indie.

Buat teman-teman yang mau memulai, jangan takut untuk memulai dan jangan terlalu lama menunggu, terkadang hai itu pula yang menghancurkan kita bahkan menjadi beban tuk diri kita sendiri. Dan semua itu akan terjuwud dengan adanya teman seperjuangan yang berimpian satu, mimpi, usaha dan doa..
Selamat mencoba..
Salam kreatifilm.

M Taufik Pradana
Mengudara dari sebuah toko dibulan penuh berkah
Tepat pada pukul 16.23 wib tanggal 13 agustus 2011

Kamis, 11 Agustus 2011

tahapan pra-produksi film versi opique pictures

banyak yang harus dilakukan tuk memproduksi sebuah film. namun bagaimanapun tuk menghasilkan sebuah mahakarya kreatif ini kita selaku team produksi haruslah melewati masa itu tahap demi tahap.

baik, kali ini kita ambil contoh produksi film pendek dengen judul "gak belok lagi" yang diproduksi oleh opique picture's baru-baru ini.



pada awalnya kita harus mengetahui dahulu kita produksi film untuk apa, layaknya seorang koki membuat sebuah masakan tuk apa, tuk siapa dan apa yang kan disajikan, sama halnya juga dengan memproduksi sebuah film. karena kita harus mengetahui tuk apa film ini diproduksi, misalnya kita memproduksi tuk mengikuti sebuah ajang kompetisi film artinya kita harus mengetahui pula syarat dan juga tema yang ditawarkan itu agar kita tidak salah alamat mengikuti sebuah kompetisi film.

setelah kita mengetahuinya, masuk pada tahap selanjutnya yaitu ide cerita. kita harus membuat sebuah cerita yang sesuai dengan tema dan ide cerita haruslah kreatif dan sebuah ide original jangan menjiplak punya orang lain apalagi memproduk film yang sudah ada, itu sama dengan membuat sesuatu yang sia-sia.

ide yang kreatif disusun dalam sebuah cerita pendek atau deskripsi dari apa yang yang akan dilaksanakan, dan ingatlah film harus memiliki 3 babak atau 3 tahapan, yaitu : perkenalan, konflik dan penyelesaian. pfrekuensi dalam film itu sangat perlu jika kira membuat sebuah film yang datar maka itu akan garing tuk di tontong oleh penikmat film.

cerita telah tersajikan dengan berbagai macam pertimbangan yang panjang, lalu ubah dalam bentuk skrip atau naskah, bila berlu ubah juga dalam bentuk storyboard atau yang mudah yaitu storyline karena yang sering terjadi pada tahap produksi adalah seringnya terlupakan gambar yang sangat penting dan berpengaruh dalam sebuah film.

skrip selesai masuk ketahap yang selanjutnya yaitu membentuk team produksi. kalau kita memproduksi film pendek tak terlalu ribet tuk team produksi kita hanya membutuhkan kameramen, sutradara dan kalau pakai mic kita perlu soundman. namun yang sering kami gunakan hanyalah kameramen dan sutradara saja karena tuk soundman kami tak menggunakan mic eksternal, tuk perlengkapan agar mudah bawa perlengkapan masing dan saling membantu tuk make up-nya.

yang selanjutnya adalah pembagian pemeran yang akan mendukung dalam film yang akan diproduksi, pemilihan pemain haruslah sesuai dengan karakter yang kita butuhkan misalnya tuk postur tubuh, wajah dan bentuk fisik lainnya karena tuk sifat dalam film dapat kita buat atau kitarekayasa agar tampil maksimal.

selain pemain, tempat atau setting sangatlah penting sehingga setelah pembagian tugas tuk para pamain pemelihan tempat yang dibutuhkan skrip harus dicaari, agar tidak terlalu memberatkan maka gunakan apa yang ada dan apa yang bisa di pinjam misalnya dalam film "gak belok lagi" rumah yang dibutuhkan ada 2 makan dicarilah 2 rumah tuk pemainnya dalam film tersebut.

stelah semua sudah klop, maka yang terakhir adalah pemilihan hari atau jadwal yang dapat dilaksanakannya produksi film tersebut, tuk film "gak belok lagi" kami shooting 3 hari, tuk hari pertama kami habiskan shooting di rumah pemeran utama pada hari senin tepatnya rumah teman kami yenny watty karena segan juga dunk pinjam rumah teman berhari-hari, ini dilaksanakan sekitar 3 scane. tuk hari kedua tepatnya pada hari sabtu kami shooting sekitar 4 scane di rumah pinjaman yang kedua tuk rumah pemeran utama kedua yaitu rumah kakak kami yang akrab kami panggil kak mimi pemilik markisa noerlen. dan terakhir di hari rabu menyelesaikan sisa scane sesuai skrip.

begitulah perjalanan singkat tahapan pra-produksi khususnya produksi film "gak belok lagi" yang sedang kami realis tuk sebuah kompetisi film.

M Taufik Pradana
mengudara dari sebuah toko dibulan penuh berkah
tepat pada pukul 16.19wib tanggal 11 agustus 2011.

Menabung dan berhutang


Menabung dan berhutang merupakan pilihan yang terberat mungkin tuk kalangan remaja saat ini, tahu kenapa? disaat rezeki sedang tumpah ruah ditangan ini keseringan remaja sekarang terus menghamburkannya dan juga sampai-sampai bingung mau dikemanai uang itu digunakan, bahkan apapun yang tidak penting dibeli tuk memuaskan nafsu walau hanya segelintir doang.

banyak kita lihat disepanjang jalan dikota kita bank bertebarang dengan bermacam penawaran yang luar biasa, itu sebenarnya mendukung dan mendorong kita tuk menabung, hanya saja bujukan syaitan lebih kuat dari pada iklan sebuah bank di televisi, ntahlah mengapa? apakah mungkin karena syeitan itu memiliki sifat salah satunya yaitu boros?

namun pada saat uang dompet kering kerontang barulah kita kelabakan dengan keperluan yang harus kita penuhi sebagai kewajiban atau keperluan yang mendadak. inilah yang sering menimpa kita, disaat paling dibutuhkan uang menjadi hal yang paling jauh yang kita rasa?

seharusnya kita berfikir dan memulai, kenapa kita tidak menabung. karena pada dasarnya kita tak pernah mengetahui hal apa yang akan terjadi esok hari, nah tabungan itulah yang menjadi menjamin kita tuk menyambung nafas dengan kata lainnya.




solusi terakir dikala mendadak yaitu berhutang, namun apakah kita mendapatkan tempat pinjaman dengan mudah memberikan kita kepercayaan, atau apakah kita dapan mejamin dari apa yang kita janjikan. karena yang umum sering dilakukan adalah seorang calon penghutang akan mudah menjanjikan kapan melunasinya padahal dirinya tidak begitu pengetahui apakah pada tanggal itu dia memiliki uang?

kepercayaan orang memberikan pinjaman juga terkait dengan kehidupan kita sehari-hari, atau tergantung dengan perkataan kita sehari-hari. misalnya kita di hari sebelum-sebelumnya suka berkata tinggi dengan apa yang kita punya atau kita di hari sebelumnya suka menceritakan apa yang kita beli sedangkan itu tak ada manfaat yang berarti hal itu yang di nilai orang lain sebagai sesuatu yang mubazir. dan kenapa tidak ditabung saja uang itu kalau kita belum terlalu membutuhkan suatu banda yang begitu bermanfaat.

ingat pada salah satu dari lima perkara yaitu ingat dikala lapang sebelum datangnnya sempit. membutuhkan uang dalam keadaan yang mepet merupak kesempitan yang datang tanpa permisi kedalam kehidupan kita.

ingatlah !
menabunglah walau sedikit.
tuk menyambung hari esok.

M Taufik Pradana
mengudara dari sebuah toko di tengah suntuk.
tepat pada pukul 15.26wib 11 agustus 2011

Jumat, 05 Agustus 2011

kata maafku tuk gadis-gadis di ujung sana


ntah apa lagi yang harus kukatakan kepada kalian semuan yang menyayangiku dan menyenangiku. hidup emang banyak pilihan namun terkadang pilihan itu menyangkut dengan orang yang menyayangi kita ataukah harus tetap mempertahankan ke egoisan diri kita sendiri.

memang aku merasanyaman dengan posisi awal, hanya saja terlalu banyak tekanan sehingga membuat aku harus berfikir dan wajib befikir tuk menentukan mana yang lebih baik tuk menjalani hidup ini.

jika hati berkesempatan tuk menjawab maka akan terus mempertahankan dan bahkan menunjukan aksi gila lainnya, namun tak memiliki kekuatan tuk bertindak. sebenaenya juga yang menjadi salah satu faktor penunjangnya adalah posisi dimana aku berdiri, jika aku berada di sekitar orang-orang yang mengerti seni dan berbudaya maka aku merasanyamana, namun saat berada di tengah-tengah orang tua maka aku akan merasa menciut dengan rambut kribo ini.

oleh sebab itu kepada gadis-gadis yang menyukai rambutku ini aku meminta maaf karena tak teralu mampu tuk mempertahankannya, apabila ada kesempatan lagi pasti akan menulangi sejrah itu kembali. dan ingatlah bahwa rambut ini hanyalah titipan belaka, kelak akan dikembalikan kembali kepada khaliknya.

Minggu, 31 Juli 2011

pertemuan mengantarkan kepintu hikmah

rapat opique pictures kali ini diadakan di pengujung bulan juli dan menyambut kedatangan bulan suci ramadhan, bulan yang memberikan berkaha kepada seluruh umat di dunia ini. dan pertemuan kali ini berbeda dengan pertemuan lainnya karena biasanya diadakan tepat pada malam selasa pukul 20.00-22.00wib namun kali ini diadakan pada hari minggu tepat pukul 14.00-16.00wib dikarenakan pada malam selasa pastilah kita sibuk berlomba-lomba mengumpulkan amal ibadah, sebab tak ada yang menjamin akankah kita dipertemukan dengan ramadhan yang akan datang?

dan yang sangat luar biasanya lagi pertemuan kita kali ini dihadiri hampir semuanya dan kedatangan tamu jauh seperti :
- produser film "gigi dinda sakit ma" yaitu andre anda nasution dan sepupunya bernama yessy.
- gitaris close time story yaitu muhammad prasetio
- vocalis close time story yaitu abdul jadid
- pemeran mama rama dalam film "gak belok lagi" yaitu tami rukmana
- teman seperjuangan fadly dan herman dikampus yaitu eka

dan diramaikan segenap crew opique pictures, diantaranya :
- ridho pratama (ketua)
- m taufik pradana (sekertaris)
- tengku rizky (bendahara)
- fadly franata
- hary hidayat
- echo dery
- deva prayoga
- adjie
- sary
- dilla
- herman

hanya saja seorang yang memiliki jutaan kosa kata tidak hadir yaitu sofyan, tanpa ada konfirmasi pula tu lagi, tapi masih bisa dimaklumilah namanya juga masuk bulan puasa, mungkin beliau benah-benah mesjid.

banyak pembahasan yang dibedah tadi, seperti mesalah perizinan pemutaran film "gak belok lagi" yang akan diadakan insyaallah tempat rapat kami tadi di kede kopi kami, masalah proposal yang akan membantu dalam produksi film "marjinal", referensi tuk kedepannya apabila ada projectan pemnuatan videoclip lagi dan terakhir izin penggunaan nama "ghoqielt" tuk usaha salam bulan puasa ini.

tawa canda mengakhiri bulan juli dan menyambut bulan penuh berkah itu tampak dari raut wajah yang yang tersengat oleh teriknya mentari yang memayungi langkah kami dalam menghadiri rapat tadi.

tuk pertemuan selanjutnya sekertaris kita mempercayai echo dery tuk menjadi PJ sekertaris selama bulan puasa ini terkait opiq dan fadly tag dapat menghadiri rapat seperti biasanya.

mengudara di malam awal penuh berkah
1 agustus 2011 tepat pukul 12.04 wib
m taufik pradana