Rabu, 17 Agustus 2011

bubar kreatif ala U-matic studio medan



desain grafis, photografer, movie maker, motor club, ilustrator dan organizer merupakan kelompok-kelompok kreatif yang bebas merdeka, bebas berkarya sesuka hati karena memiliki peluang dan kekuatan. yah itu pula yang di laksanakan oleh U-matic kemarin (16/8) di kediaman U-matic studio bilangan jalan jati 2 nomor 1 Medan teladan.

kelompok-kelompok kreatif itu diantarnya adalah :
Kofi 52 Medan
Medan Shot Movie
Opique pictures
Soi
Castom Photography
Medan Scooter Club
Hans advertising
BEM ITM
PT. Djarum
dan banyak lagi...



U-matic pantas mendapatkan acungan jempol, karena mampu merangkul beberapa komunitas dari kategori yang berbeda-beda pula. ini menunjukan bahwa U-matic memiliki komunikasi yang baik sehingga dapat membina silaturahmi dengan komunitas lainnya.

opique pictures pun merasa bangga menjadi salah satu komunitas yang di undang dalam rangka buka bersama dikediaman U-matic dengan tema "KALAU KAU DATANG, HATIKU PUN SENANG". jika dilihat bukan mereka saja yang senang seluruh tamu juga merasakan hal tersebut.

bukan hanya sekedar berbuka bersama, sebelum berbuka ceramah mengantarkan berbuka juga digelar, sholat berjamaah, dan di puncak acara para tamu saling memperkenalkan komunitasnya masing-masing. ini semua menunjukan bahwa U-matic mampu menjadi jembatan silaturahmi tuk komunitas kreatif khususnya di kota medan.

Minggu, 14 Agustus 2011

opique picture's bangga jadi komunitas film yang bodoh


kebanyakan orang diluaran sana merasa bangga bahkan belagak pintar, sedangkan dalam aplikasinya mereka hanya masih berada tahap Tahu, sedangkan yang dikatakan pintar itu telah masuk dalam tahap bisa bahkan merambah ke tahap ahli.

dan kalau kita kaji lebih jauh, kebanyakan orang pintar tertalu banyak konsep bahkan terlalu banyak rencana dan itu semua pasti selalu meminimalisir segala hambatan terjadi. padahal kalau kita pikir sendiri memikirkan konsep yang begitu panjang merupakan hambatan yang kita temukan pertama kali bukan.

jika kita ingin menjadi seorang movie maker atau telah membentuk komunitas film terutama film indie kita harus memiliki bebas merdeka, bebas merdeka tuk berkarya, berimajinasi dan mewujudkan mimpi-mimpi kita.

yang sering terjadi pada orang pintar adalah terlalu banyak yang akan di laksanakan sehingga satupun akan sulit terealisasi karena terlalu banyak yang dipikirkan, ini artinya tidak bebas merdeka karena tak memiliki peluang yang besar dalam mewujudkan mimpi.

tuk dinegara yang berbirokrasi yang sulit ini juga menjadi penghalang tuk berkarya namun kita memang dituntut kreatif. tak perlu terlalu banyak yang akan dibuat, 1 saja namun memiliki beberapa rencana. yang pernah kami alami pada saat produksi iklan keselamatan berkendara di tengah kota di pagi yang lumayan ramai tuk memudahkan urusan kamu jumpai polisi yang berjaga disana dan beliau meminta surat izin, kami mikir dari pada repot yasudah kami pindah kejalan yang lain saja. dan filmnya selesai dengan apa yang diharapkan.


m taufik pradana
mengudara disebuah toko dibulan penuh berkah
tepat pada pukul 11.49wib tanggal 14 agustus 2011

Sabtu, 13 Agustus 2011

Opique Pictures komunitas film yang miskin


Aku merasa bersyukur berada dalam komunitas film yang miskin, mungkin perasaan aku ini dapat mewakili teman-teman lainnya satu seperjuangan. Wajar saja dikatakan miskin, bayangkan komunitas ini ngaku sebagai movie maker atau pembuat film tapi komunitas ini tidak memiliki kamera sederhana apa lagi yang canggih. Tapi itu semualah yang menyatukan.

Para anggota komunitas bertaraf ekonomi yang menengah kebawah, dengan keterbatasan opique pictures mampu ciptakan buah karya yang luar biasa. Hal ini didukung oleh seluruh anggota yang memiliki semangat juang yang satu dan ini juga disokong oleh kekompakan kami.

Keterbatasan yang dirasakan jusrtu membuat kami bangkit, tanpa menadahkan tangan kepada orang tua buktinya bisa mewujudkan dunia dalan audiovisual. Bahkan dengan keterbatasan ini membuat kami lebih berani menatap hari esok yang lebih cerah lagi.

Beberapa saat lalu seorang senior dibelantikan perfilman Indonesia mengatakan “ tuk produksi film itu memerlukan biaya produksi 5 sampai 7,5 juta rupiah “ ujar beliau, namun selang beberapa saat seorang movie maker yang beridiologi sama dengan kami mengatakan “ kami buat film Rp 500.000 saja uda bisa pesta pak “ ungkapnya sambil menyindir. Nah, yang kami alami sampai sejauh ini dengan biaya Rp200.000 itu sudah sangat terbantu sekali tuk memproduksi sebuah film, terbukti beberapa pekan lalu kami memproduksi sebuah film dengan biaya segitu kami semua team produksi dan para pemain bisa merasakan makan enak dari uang tersebut.

Kami sangat membenarkan, jika produksi film itu dilaksanakan dengan hati yang ikhlas makan apa yang diharapkan itu terwujud dan biaya seminimal mungkin juga dapat menghasilkan suatu yang wah….!!!

Namun, diketerbatasan itu juga menghambat suatu karya. Masih terngiang ditelinga ini seorang pembuat film komersil berkata “film-film yang dilombakan kemarin itu sangat kurang sekali, kameranya goyang, gambarnya gelap” dikatakan dengan lantang. Aku beserta teman sekomunitas merasa sangat tersinggung mendengarkan kata itu, ya kami maklum kami itu belum sampai tahap standar broadcast dengan alat produksi yang standar pula. Dengan sepontan dalam hati berkata “ANAK INDIE PUNYA CARA SENDIRI TUK BERKARYA”.

Dari kata-kata itu pula yang membuat kami semangkin yakin dengan jati diri kami ini sebagai movie maker indie.

Buat teman-teman yang mau memulai, jangan takut untuk memulai dan jangan terlalu lama menunggu, terkadang hai itu pula yang menghancurkan kita bahkan menjadi beban tuk diri kita sendiri. Dan semua itu akan terjuwud dengan adanya teman seperjuangan yang berimpian satu, mimpi, usaha dan doa..
Selamat mencoba..
Salam kreatifilm.

M Taufik Pradana
Mengudara dari sebuah toko dibulan penuh berkah
Tepat pada pukul 16.23 wib tanggal 13 agustus 2011

Kamis, 11 Agustus 2011

tahapan pra-produksi film versi opique pictures

banyak yang harus dilakukan tuk memproduksi sebuah film. namun bagaimanapun tuk menghasilkan sebuah mahakarya kreatif ini kita selaku team produksi haruslah melewati masa itu tahap demi tahap.

baik, kali ini kita ambil contoh produksi film pendek dengen judul "gak belok lagi" yang diproduksi oleh opique picture's baru-baru ini.



pada awalnya kita harus mengetahui dahulu kita produksi film untuk apa, layaknya seorang koki membuat sebuah masakan tuk apa, tuk siapa dan apa yang kan disajikan, sama halnya juga dengan memproduksi sebuah film. karena kita harus mengetahui tuk apa film ini diproduksi, misalnya kita memproduksi tuk mengikuti sebuah ajang kompetisi film artinya kita harus mengetahui pula syarat dan juga tema yang ditawarkan itu agar kita tidak salah alamat mengikuti sebuah kompetisi film.

setelah kita mengetahuinya, masuk pada tahap selanjutnya yaitu ide cerita. kita harus membuat sebuah cerita yang sesuai dengan tema dan ide cerita haruslah kreatif dan sebuah ide original jangan menjiplak punya orang lain apalagi memproduk film yang sudah ada, itu sama dengan membuat sesuatu yang sia-sia.

ide yang kreatif disusun dalam sebuah cerita pendek atau deskripsi dari apa yang yang akan dilaksanakan, dan ingatlah film harus memiliki 3 babak atau 3 tahapan, yaitu : perkenalan, konflik dan penyelesaian. pfrekuensi dalam film itu sangat perlu jika kira membuat sebuah film yang datar maka itu akan garing tuk di tontong oleh penikmat film.

cerita telah tersajikan dengan berbagai macam pertimbangan yang panjang, lalu ubah dalam bentuk skrip atau naskah, bila berlu ubah juga dalam bentuk storyboard atau yang mudah yaitu storyline karena yang sering terjadi pada tahap produksi adalah seringnya terlupakan gambar yang sangat penting dan berpengaruh dalam sebuah film.

skrip selesai masuk ketahap yang selanjutnya yaitu membentuk team produksi. kalau kita memproduksi film pendek tak terlalu ribet tuk team produksi kita hanya membutuhkan kameramen, sutradara dan kalau pakai mic kita perlu soundman. namun yang sering kami gunakan hanyalah kameramen dan sutradara saja karena tuk soundman kami tak menggunakan mic eksternal, tuk perlengkapan agar mudah bawa perlengkapan masing dan saling membantu tuk make up-nya.

yang selanjutnya adalah pembagian pemeran yang akan mendukung dalam film yang akan diproduksi, pemilihan pemain haruslah sesuai dengan karakter yang kita butuhkan misalnya tuk postur tubuh, wajah dan bentuk fisik lainnya karena tuk sifat dalam film dapat kita buat atau kitarekayasa agar tampil maksimal.

selain pemain, tempat atau setting sangatlah penting sehingga setelah pembagian tugas tuk para pamain pemelihan tempat yang dibutuhkan skrip harus dicaari, agar tidak terlalu memberatkan maka gunakan apa yang ada dan apa yang bisa di pinjam misalnya dalam film "gak belok lagi" rumah yang dibutuhkan ada 2 makan dicarilah 2 rumah tuk pemainnya dalam film tersebut.

stelah semua sudah klop, maka yang terakhir adalah pemilihan hari atau jadwal yang dapat dilaksanakannya produksi film tersebut, tuk film "gak belok lagi" kami shooting 3 hari, tuk hari pertama kami habiskan shooting di rumah pemeran utama pada hari senin tepatnya rumah teman kami yenny watty karena segan juga dunk pinjam rumah teman berhari-hari, ini dilaksanakan sekitar 3 scane. tuk hari kedua tepatnya pada hari sabtu kami shooting sekitar 4 scane di rumah pinjaman yang kedua tuk rumah pemeran utama kedua yaitu rumah kakak kami yang akrab kami panggil kak mimi pemilik markisa noerlen. dan terakhir di hari rabu menyelesaikan sisa scane sesuai skrip.

begitulah perjalanan singkat tahapan pra-produksi khususnya produksi film "gak belok lagi" yang sedang kami realis tuk sebuah kompetisi film.

M Taufik Pradana
mengudara dari sebuah toko dibulan penuh berkah
tepat pada pukul 16.19wib tanggal 11 agustus 2011.

Menabung dan berhutang


Menabung dan berhutang merupakan pilihan yang terberat mungkin tuk kalangan remaja saat ini, tahu kenapa? disaat rezeki sedang tumpah ruah ditangan ini keseringan remaja sekarang terus menghamburkannya dan juga sampai-sampai bingung mau dikemanai uang itu digunakan, bahkan apapun yang tidak penting dibeli tuk memuaskan nafsu walau hanya segelintir doang.

banyak kita lihat disepanjang jalan dikota kita bank bertebarang dengan bermacam penawaran yang luar biasa, itu sebenarnya mendukung dan mendorong kita tuk menabung, hanya saja bujukan syaitan lebih kuat dari pada iklan sebuah bank di televisi, ntahlah mengapa? apakah mungkin karena syeitan itu memiliki sifat salah satunya yaitu boros?

namun pada saat uang dompet kering kerontang barulah kita kelabakan dengan keperluan yang harus kita penuhi sebagai kewajiban atau keperluan yang mendadak. inilah yang sering menimpa kita, disaat paling dibutuhkan uang menjadi hal yang paling jauh yang kita rasa?

seharusnya kita berfikir dan memulai, kenapa kita tidak menabung. karena pada dasarnya kita tak pernah mengetahui hal apa yang akan terjadi esok hari, nah tabungan itulah yang menjadi menjamin kita tuk menyambung nafas dengan kata lainnya.




solusi terakir dikala mendadak yaitu berhutang, namun apakah kita mendapatkan tempat pinjaman dengan mudah memberikan kita kepercayaan, atau apakah kita dapan mejamin dari apa yang kita janjikan. karena yang umum sering dilakukan adalah seorang calon penghutang akan mudah menjanjikan kapan melunasinya padahal dirinya tidak begitu pengetahui apakah pada tanggal itu dia memiliki uang?

kepercayaan orang memberikan pinjaman juga terkait dengan kehidupan kita sehari-hari, atau tergantung dengan perkataan kita sehari-hari. misalnya kita di hari sebelum-sebelumnya suka berkata tinggi dengan apa yang kita punya atau kita di hari sebelumnya suka menceritakan apa yang kita beli sedangkan itu tak ada manfaat yang berarti hal itu yang di nilai orang lain sebagai sesuatu yang mubazir. dan kenapa tidak ditabung saja uang itu kalau kita belum terlalu membutuhkan suatu banda yang begitu bermanfaat.

ingat pada salah satu dari lima perkara yaitu ingat dikala lapang sebelum datangnnya sempit. membutuhkan uang dalam keadaan yang mepet merupak kesempitan yang datang tanpa permisi kedalam kehidupan kita.

ingatlah !
menabunglah walau sedikit.
tuk menyambung hari esok.

M Taufik Pradana
mengudara dari sebuah toko di tengah suntuk.
tepat pada pukul 15.26wib 11 agustus 2011