Selasa, 22 November 2011

DOA SEORANG AYAH UNTUK ANAKNYA

oleh Suryadi Sarminson pada 4 Desember 2010 jam 15:16
Ya Allah.. tuntunlah anak hamba untuk menjadi seorang yang..
Cukup kuat kuat untuk mengakui kelemahannya
Cukup berani untuk menghadapi ketakutannya
Dan senantiasa Sabar, jujur, dan rendah hati dalam setiap prahara hidupnya..

Berilah anak hamba kemampuan untuk memimpin dirinya,
Sebelum mempunyai kesmpatan untuk memimpin orang lain..
Seorang anak yang memahami arti tawa ceria,
Tanpa melupakan arti tangis duka..
Seorang anak yang mampu memandang ke depan,
Namun tidak melupakan masa yang silam..

Dan bila.. semua itu sudah menjadi miliknya,
Akupun memohon padaMU..
Tambahkanlah segenap berkah..
Supaya dia dapat menikmati dan bersyukur akan hidupnya.

Dan akhirnya ..
Jika semua itu Kau perkenankan..
Ayahnya akan memberanikan diri untuk berbisik..
Mudah-mudahan hidup hamba tidaklah sia – sia..

edited from : some sources

"Kenapa" = kata ganti "Cermin"

oleh Zulkarnain Achmad Sjachroem pada 14 Desember 2010 jam 9:23
Riuh keramaian serta gaduh "tiada jelas ujung perjuangan" tak mampu menepis kesepian diri yang rindu kebersamaan ... wahai negeriku tercinta inikah jati dirimu yang sebenarnya? doyan menunggangi issu sensasi ? apakah ini berarti telah terjadi pergeseran semangat musyawarah dan gotong-royong mu menjadi saling berlomba memperkapitalis diri dan antek2mu ha ?! apa ini berarti krisis kepemimpinan? atau krisis kelangkaan pemuka agama yang ngayomi? Wahai negeriku tercinta berkacalah pada akibat2 yang telah terjadi!!!!
Lembaga Pemerintahan yang saling tuding menuding, kebocoran di sana-sini dibahas sebagai suatu kesalahan sistem, apa iya sistem itu pantas dipersalahkan? Tak terfikirkah oleh mu wahai negeriku yang tercinta mempertanyakan siapa pembuat dan pelaku suatu sistem? Tidak terfikir atau menamengkan dirimu dari tajamnya tombak pertanggung jawaban? Kenapa?
Lapindo yang ntah kapan bisa pulih, apa kabar anak2 negerimu yang tersisihkan karenanya? Irian dengan sumber daya alam yang tiada ternilai tapi tak terekploitasi oleh anak negerimu sendiri dan justru yang bukan anak negerimu menikmati secara eksklusif hingga menimbulkan kecemburuan. Kapan anak negeri dipercaya mengelola sendiri sumber alamnya? Jangan menamengkan diri dengan kurangnya SDM! Anak negerimu kini sudah jauh maju melangkah! Tapi jika tanpa kepercayaan ibu negeri sama juga bo ong! Para pakar juga tadinya ga tau apa2 tapi punya semangat belajar, apakah anak negerimu tidak memiliki ini? Atau engkau hanya ingin berpangku tangan terima income mudah dengan hanya cakap2 tanda tangan selesai ga perduli apa yang terjadi setelah itu akan berakibat baik atau buruk bagi anak negeri mu. Kenapa?
Artis terlibat pelanggaran asusila .... benarkah? Siapa sebenarnya yang melakukan pelanggaran, pelaku terekam atau penyebar rekaman? Yang mestinya jadi sorotan itu yang mana? Kalau terhadap pelaku terekam sama artinya doyan mencampuri urusan yang tiada bersangkut paut urusan. Pelaku melakukan bukan di tempat terbuka atau umum apa ga ada pengakuan privasi pribadi seseorang lagi? Kenapa sorotan tidak diarahkan kepada penyebar rekaman?!!!Ya Kenapa?

Sangat banyak kenapa-kenapa lain yang tak terjawab dengan layak. Sampai pada akhir semua ini maka pertanyaan "kenapa" tertuju kembali ke diri sendiri, "kenapa mikirin?"


Nilai Luhur Sebutir Nasi

oleh Suryadi Sarminson pada 23 Januari 2011 jam 20:40
Mari kita coba Cermati kawand!!
Berapa banyak Nasi yang terbuang setiap Hari??

Jumlah penduduk Indonesia saat ini +250.000.000 orang
Kalau 1 hari 3X makan, dan sekali makan setiap orang membuang 1 butir nasi saja,
Maka, setiap hari ada 3 butir nasi yang dibuang setiap orang.
Ini berarti 3 butir x 250.000.000 = 750.000.000 butir nasi terbuang setiap hari.

Dalam 1 kg beras  terdapat +50.000 butir . Jadi, 750.000.000 : 50.000 = 15.000 kg
= 15 Ton beras dibuang tiap harinya.
Kalau,1 kg beras cukup untuk makan 10 orang,
Maka 15.000 kg x 10 orang = cukup untuk makan 150.000 orang

Itu berarti, beras yang terbuang tiap hari di Negara ini, mampu untuk memberi makan 150.000 orang

Kalau, seluruh penduduk di Dunia yang berjumlah 6,5 milyar, tiap hari membuang 3 butir nasi saja, Maka dalam 1 hari saja, nasi yang terbuang berjumlah 390.000 kg (39 ton) atau cukup untuk memberi makan 3.900.000 orang di bumi ini!!

Sebutir Nasi tidaklah mudah untuk dihasilkan Kawan..
Sebutir Nasi  membutuhkan Sejuta tetesan Keringat..

Oleh karena itu…
JANGAN Sia-siakan NASI!!

Jika makan nasi,mohon dihabiskan,
jangan bersisa.. barang sebutir pun!!
Karena, Kita akan tidak berlaku adil pada saudara-saudara kita yang harus menderita kelaparan.. Sementara kita dengan enaknya.. memandangi.. butir-butir nasi itu.. di piring kita!! Dan satu hal lagi yang pasti,
Tetaplah bersyukur jika Kita masih bisa MaKan Hari Ini!!

KOMPAK (Komunitas Orang Muda Anti Perdangan Orang dan ESA)

Kami orang muda Indonesia generasi bangsa
Menjunjung tinggi moral dan akhlak mulia
Senantiasa taat dan setia kepada Negara
Berbakti kepada orang tua

Menentang kejahatan dan kriminalitas
Apalagi dekat dengan seksualitas
Tidak hanya melihat dengan sepintas
Terhadap eksploitasi seksual anak yang terus menindas

Kami orang muda yang terbentuk dalam asosiasi KOMPAK
Komunitas orang muda anti perdagangan orang dan eksploitasi seksual anak
Ikut berpartisipasi dalam memperjuangkan hak-hak anak
Serta mencegah perdagangan orang dan eksploitasi sesksual anak
Berwadahkan KOMPAK.

Puasa,Sebuah Sudut Pandang Kedokteran

oleh Suryadi Sarminson pada 2 Agustus 2011 jam 16:27
 
Dikisahkan Seorang Tabib yang juga adalah Dokter pribadi Raja Harun al-Rasyid, berkata dengan nada mengejek kepada Ali bin Husein bahwa kitab suci al-qur’an itu tidak membahas ilmu kesehatan, padahal katanya ilmu itu ada dua macam: ilmu agama dan ilmu tubuh(kesehatan).
Lantas Ali bin Husein menjawab “Sesungguhnya Allah swt. mengumpulkan ilmu kesehatan hanya pada setengah ayat dalam kitab suci kami”. “Apa itu ?” tanyanya.
Ali membacakan potongan ayat 31 dari surah al-‘araf “Makan dan minumlah kamu dan janganlah berlebih-lebihan”. Karena merasa belum puas, dokter tadi mengejar Ali dengan pertanyaan lain “Tapi kan Nabimu tidak pernah mengajarkan ilmu kesehatan ?”.
Lalu Ali menjawab, “Nabi kami membahas lengkap kesehatan hanya dalam satu hadistsnya, yaitu: manusia tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari pada perut (lambung). Cukuplah baginya beberapa suap makanan sekadar bisa menegakkan tulang punggungnya. Jika menuntut harus dipenuhi, maka sepertiga untuk makan, sepertiga untuk minum, dan sepertiga untuk pernapasan”.
Dokter tadi terkagum-kagum dan berkata “ternyata Hipokrates (Dokter yang dibangga-banggakan saat itu) tidak ada apa-apanya dibanding kitab suci dan Nabimu”.

Petikan dialog diatas, setidaknya bisa memberikan pencerahan bagi kita akan eksistensi islam. Ia adalah agama integralistik yang tidak dikotomis, yaitu membahas semua lini hidup dan kehidupan manusia. Dari hal terkecil sampai yang terbesar. Islam tidak berhenti pada permasalahan ritual saja, akan tetapi juga membahas jauh lebih dalam tentang bidang politik, ekonomi, pendidikan, budaya, kedokteran, dan lain-lain. Selanjutnya jawaban yang diuraikan oleh Ali bin Husein diatas agaknya terkait erat dengan puasa.

Dalam salah satu haditsnya, Nabi berkata “Puasa itu perisai”. Arti yang bisa kita tarik dari pernyataan Sosok Insan Kamil ini ialah, puasa dapat berfungsi menjadi perisai (penghalang) manusia dari api neraka. Puasa dapat menjadi perisai (penahan) manusia dari tumbuh dan berkembangnya penyakit-penyakit psikosmatik (penyakit hati) yang disebut oleh imam al-Ghazali sebagai “amradhul qulub”, seperti riya’, kibur, suka emosi dan tidak jujur. Puasa berarati juga pula dapat berfungsi menjadi perisai (benteng) dari penyakit-penyakit fisik yang menyerang tubuh manusia.

Menurut hasil penelitian oleh para ahli kesehatan di Universitas Osaka, Jepang pada tahun 1930 Bentuk perisai yang tumbuh dari aktivitas puasa, ialah bertambahnya sel darah putih dan diblokirnya suplai makanan untuk bakteri, virus, dan sel kanker yang bersarang pada tubuh. Hal ini menjadikan orang-orang yang berpuasa memiliki daya tahan dan kekebalan tubuh yang kuat. Karena itu mereka kelihatan lebih sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Tidaklah mengherankan jika pahlawan ternama perancis, Napoleon Bonaparte mengatakan “ perisaiku adalah puasa”.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan standar kesehatan yang meliputi empat dimensi, yaitu sehat fisik, psikis, social, dan spiritual. Setelah diadakan penelitian dari data-data yang valid, ditemukan bahwa ibadah puasa ternyata dapat memenuhi keempat dimensi standar kesehatan tadi. Puasa tidak justru berimplikasi merusak kesehatan jasmani dan rohani selama ia dilakukan secara wajar dan memenuhi aturan hukumnya.

Jantung koroner, kanker paru-paru, kanker mulut, bronkhitis, penyakit pembuluh darah otak dan gangguan janin dalam kandungan adalah diantara deretan penyakit yang kebanyakan diderita oleh para perokok. Hal ini terjadi karena nikotin,racun paling berbahaya yang dikandung oleh rokok bisa berimplikasi menyempitkan pembuluh darah, memperngaruhi denyut jantung, menyebabkan hati melepaskan gula kedalam aliran darah, merusak paru-paru, walaupun disisi lain rokok bisa menjadi obat penenang bagi penggunanya, yaitu setelah mengisap asap rokok sekitar 7,5 detik, nikotin akan tiba di otak dan merangsang hormon yang dapat menimbulkan perasaan tenang.

Pada tahun 1604, raja james I menulis buku tentang pemeriksaan atas mayat-mayat para perokok berat. Dia menemukan bahwa pada tubuh bagian dalam mayat-mayat itu tercemar dan terinfeksi oleh semacam bubuk kelam dan berminyak. Selanjutnya para ahli kesehatan WHO di Amerika, menyatakan bahwa disuatu negara dengan kebiasaan merokok itu menyebabkan terjadinya 80-90%kematian akibat paru-paru, 75% kematian akibat bronkhitis, 40% akibat kandung kencing, dan 25% kematian akibat penyakit jantung iskemik. Kenyataan ini paling tidak membuktikan bahwa rokok itu berbahaya

Riset para ahli membuktikan bahwa formulasi usaha penyembuhan beberapa penyakit yang diderita oleh para perokok adalah puasa. Karena setelah menjalani puasa, darah pecandu rokok akan bersih dari racun nikotin. Jika nikotin telah bersih dari tubuh para perokok, kecanduan akan berkurang dan secara berangsur-angsur akan lenyap. Efek mulut asam pada pecandu rokok yang berusaha menghentikan kebiasaannya bersifat sementara dan dapat diatasi dengan mengkonsumsi buah-buahan atau permen sebagai pengganti obat .

Selain menambah sel darah putih, memblokir suplai makanan untuk bakteri, mengembalikan fungsi jantung dan paru-paru , puasa juga bisa membantu usaha penyembuhan beberapa penyakit lain pada manusia diantaranya: asma, batu empedu, beri-beri, diabetes, disentri, flu, gangguan pencernaan, keracunan alcohol, ginjal, epilepsy (ayan), kelebihan berat badan, jerawat, kolestrol tinggi, maag, rematik, stroke, tekanan darah tinggi, TBC, wasir, dan sebagainya.

Jika diteliti lebih dalam lagi maka kita akan kembali menemukan fungsi-fungsi puasa selain yang telah sebutkan diatas. Dokter Abdul aziz Ismail dari mesir mengatakan "Semakin tinggi kemajuan ilmu pengetahuan, kian tersingkaplah rahasia dan hikmah puasa sebagai upaya penyembuhan penyakit-penyakit tertentu". Wallahu 'alamu bil-shawwab.

Semoga Bermanfaat...
Wassalamualikum..:)

#Disadur dari : www.inubakri.multiply.com