Selasa, 22 November 2011

KOMPAK (Komunitas Orang Muda Anti Perdangan Orang dan ESA)

Kami orang muda Indonesia generasi bangsa
Menjunjung tinggi moral dan akhlak mulia
Senantiasa taat dan setia kepada Negara
Berbakti kepada orang tua

Menentang kejahatan dan kriminalitas
Apalagi dekat dengan seksualitas
Tidak hanya melihat dengan sepintas
Terhadap eksploitasi seksual anak yang terus menindas

Kami orang muda yang terbentuk dalam asosiasi KOMPAK
Komunitas orang muda anti perdagangan orang dan eksploitasi seksual anak
Ikut berpartisipasi dalam memperjuangkan hak-hak anak
Serta mencegah perdagangan orang dan eksploitasi sesksual anak
Berwadahkan KOMPAK.

Puasa,Sebuah Sudut Pandang Kedokteran

oleh Suryadi Sarminson pada 2 Agustus 2011 jam 16:27
 
Dikisahkan Seorang Tabib yang juga adalah Dokter pribadi Raja Harun al-Rasyid, berkata dengan nada mengejek kepada Ali bin Husein bahwa kitab suci al-qur’an itu tidak membahas ilmu kesehatan, padahal katanya ilmu itu ada dua macam: ilmu agama dan ilmu tubuh(kesehatan).
Lantas Ali bin Husein menjawab “Sesungguhnya Allah swt. mengumpulkan ilmu kesehatan hanya pada setengah ayat dalam kitab suci kami”. “Apa itu ?” tanyanya.
Ali membacakan potongan ayat 31 dari surah al-‘araf “Makan dan minumlah kamu dan janganlah berlebih-lebihan”. Karena merasa belum puas, dokter tadi mengejar Ali dengan pertanyaan lain “Tapi kan Nabimu tidak pernah mengajarkan ilmu kesehatan ?”.
Lalu Ali menjawab, “Nabi kami membahas lengkap kesehatan hanya dalam satu hadistsnya, yaitu: manusia tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari pada perut (lambung). Cukuplah baginya beberapa suap makanan sekadar bisa menegakkan tulang punggungnya. Jika menuntut harus dipenuhi, maka sepertiga untuk makan, sepertiga untuk minum, dan sepertiga untuk pernapasan”.
Dokter tadi terkagum-kagum dan berkata “ternyata Hipokrates (Dokter yang dibangga-banggakan saat itu) tidak ada apa-apanya dibanding kitab suci dan Nabimu”.

Petikan dialog diatas, setidaknya bisa memberikan pencerahan bagi kita akan eksistensi islam. Ia adalah agama integralistik yang tidak dikotomis, yaitu membahas semua lini hidup dan kehidupan manusia. Dari hal terkecil sampai yang terbesar. Islam tidak berhenti pada permasalahan ritual saja, akan tetapi juga membahas jauh lebih dalam tentang bidang politik, ekonomi, pendidikan, budaya, kedokteran, dan lain-lain. Selanjutnya jawaban yang diuraikan oleh Ali bin Husein diatas agaknya terkait erat dengan puasa.

Dalam salah satu haditsnya, Nabi berkata “Puasa itu perisai”. Arti yang bisa kita tarik dari pernyataan Sosok Insan Kamil ini ialah, puasa dapat berfungsi menjadi perisai (penghalang) manusia dari api neraka. Puasa dapat menjadi perisai (penahan) manusia dari tumbuh dan berkembangnya penyakit-penyakit psikosmatik (penyakit hati) yang disebut oleh imam al-Ghazali sebagai “amradhul qulub”, seperti riya’, kibur, suka emosi dan tidak jujur. Puasa berarati juga pula dapat berfungsi menjadi perisai (benteng) dari penyakit-penyakit fisik yang menyerang tubuh manusia.

Menurut hasil penelitian oleh para ahli kesehatan di Universitas Osaka, Jepang pada tahun 1930 Bentuk perisai yang tumbuh dari aktivitas puasa, ialah bertambahnya sel darah putih dan diblokirnya suplai makanan untuk bakteri, virus, dan sel kanker yang bersarang pada tubuh. Hal ini menjadikan orang-orang yang berpuasa memiliki daya tahan dan kekebalan tubuh yang kuat. Karena itu mereka kelihatan lebih sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Tidaklah mengherankan jika pahlawan ternama perancis, Napoleon Bonaparte mengatakan “ perisaiku adalah puasa”.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan standar kesehatan yang meliputi empat dimensi, yaitu sehat fisik, psikis, social, dan spiritual. Setelah diadakan penelitian dari data-data yang valid, ditemukan bahwa ibadah puasa ternyata dapat memenuhi keempat dimensi standar kesehatan tadi. Puasa tidak justru berimplikasi merusak kesehatan jasmani dan rohani selama ia dilakukan secara wajar dan memenuhi aturan hukumnya.

Jantung koroner, kanker paru-paru, kanker mulut, bronkhitis, penyakit pembuluh darah otak dan gangguan janin dalam kandungan adalah diantara deretan penyakit yang kebanyakan diderita oleh para perokok. Hal ini terjadi karena nikotin,racun paling berbahaya yang dikandung oleh rokok bisa berimplikasi menyempitkan pembuluh darah, memperngaruhi denyut jantung, menyebabkan hati melepaskan gula kedalam aliran darah, merusak paru-paru, walaupun disisi lain rokok bisa menjadi obat penenang bagi penggunanya, yaitu setelah mengisap asap rokok sekitar 7,5 detik, nikotin akan tiba di otak dan merangsang hormon yang dapat menimbulkan perasaan tenang.

Pada tahun 1604, raja james I menulis buku tentang pemeriksaan atas mayat-mayat para perokok berat. Dia menemukan bahwa pada tubuh bagian dalam mayat-mayat itu tercemar dan terinfeksi oleh semacam bubuk kelam dan berminyak. Selanjutnya para ahli kesehatan WHO di Amerika, menyatakan bahwa disuatu negara dengan kebiasaan merokok itu menyebabkan terjadinya 80-90%kematian akibat paru-paru, 75% kematian akibat bronkhitis, 40% akibat kandung kencing, dan 25% kematian akibat penyakit jantung iskemik. Kenyataan ini paling tidak membuktikan bahwa rokok itu berbahaya

Riset para ahli membuktikan bahwa formulasi usaha penyembuhan beberapa penyakit yang diderita oleh para perokok adalah puasa. Karena setelah menjalani puasa, darah pecandu rokok akan bersih dari racun nikotin. Jika nikotin telah bersih dari tubuh para perokok, kecanduan akan berkurang dan secara berangsur-angsur akan lenyap. Efek mulut asam pada pecandu rokok yang berusaha menghentikan kebiasaannya bersifat sementara dan dapat diatasi dengan mengkonsumsi buah-buahan atau permen sebagai pengganti obat .

Selain menambah sel darah putih, memblokir suplai makanan untuk bakteri, mengembalikan fungsi jantung dan paru-paru , puasa juga bisa membantu usaha penyembuhan beberapa penyakit lain pada manusia diantaranya: asma, batu empedu, beri-beri, diabetes, disentri, flu, gangguan pencernaan, keracunan alcohol, ginjal, epilepsy (ayan), kelebihan berat badan, jerawat, kolestrol tinggi, maag, rematik, stroke, tekanan darah tinggi, TBC, wasir, dan sebagainya.

Jika diteliti lebih dalam lagi maka kita akan kembali menemukan fungsi-fungsi puasa selain yang telah sebutkan diatas. Dokter Abdul aziz Ismail dari mesir mengatakan "Semakin tinggi kemajuan ilmu pengetahuan, kian tersingkaplah rahasia dan hikmah puasa sebagai upaya penyembuhan penyakit-penyakit tertentu". Wallahu 'alamu bil-shawwab.

Semoga Bermanfaat...
Wassalamualikum..:)

#Disadur dari : www.inubakri.multiply.com
 

Senin, 21 November 2011

Film Dokumenter Pendek Gak Belok Lagi


Tribun Medan - Jumat, 11 November 2011 22:16 WIB/YUNUS
 
 
 
 
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Komunitas movie maker indie, “Opique Picture’s” yang terbentuk sejak 9 Januari 2008 kembali menelurkan sebuah karya film pendeknya.

Kali ini berkisah tentang seorang perempuan yang mengalami kekecewaan, sampai akhirnya ia berbelok arah melakukan penyimpangan seks setelah merasakan kenyamanan juga oleh perempuan kelainan seks lain. Tapi berutung ia dapat pulih dengan kekuatan cintanya.

Film pendek ini diberi judul Gak Belok Lagi. Band asal Rantau Prapat, Sunday Monday turut ambil bagian dengan mengisi original soundtrack film tersebut.

Untuk pertama kalinya, akan digelar pemutaran film Gak Belok Lagi pada hari Sabtu, (12/11) pukul 19.00 WIB, di Jalan Sei Tuan no 7, Medan tepatnya di rumah produksi UKM Sirup Markisa Noerlen.

Opiq dari komunitas Opique Pictures mengatakan, film ini diproduksi untuk menunjukan kehidupan kaum minoritas. Dengan tujuan memberikan informasi kepada khalayak ramai bahwasannya ini merupakan sebuah realita dalam kehidupan kita.

Penyebaran jenis manusia seperti ini sangat cepat dan begitu luas di segala penjuru dunia, bahkan kaum minoritas tersebut berkomunitas dan menyatukan suara agar diterima ditengah-tengah kehidupan masyarakat.

Bisa-bisa kedepannya kaum ini memuntut pemerintah tuk meresmikan undang-undang pernikahan sejenis dari wanita dengan wanita maupun pria dengan pria. Namun kami coba tunjukan dalam film tersebut, jika ada niat, maka dapat akan menjalankan kehidupannya sesuai dengan hakikat. (yns/tribun-medan.com)

Sabtu, 19 November 2011

Kecewa

http://www.puisipuisi.com/wp-content/uploads/2011/02/Puisi-Kecewa.jpeg 



sebagai insan yang penuh dengan impian pastilah kita terus berharap tuk menggapai impian tersebut, hanya saja kekecewaan terus membayangi dari usaha tersebut.

aku punya tips tuk menghilangkan kekecewaan tersebut :
yang pertama harus dilakukan adalah,
- terus berusaha tuk melaksanakan apa yang kita niatkan.
- usaha tanpa pengorbanan itu nol besar, jadi saat berusaha harus ada pengorbanan yang kita lakukan.
- jangan terlalu banyak memikirhan hasil tapi pikirkan bagaimana memulai proses tersebut, karena apabila kita meng harapakan hasil tanpa melewati proses apapun ceritanya gak bakalan terwujud.
- yang paling penting yang kita tanamkan dalan benak adalah PESIMIS POSITIF, orang yang pesimis pasti tidak akan melakukan sesuatu karena sudah tahu hasilnya namun dengan kata positif kita harus terus melangkah dan melangkah.

simak sebuah cerita oleh mas Pidi Baiq dari negara The Panasdalam.
seorang pria yang ingin sekali mengungkapkan perasaannya dengan seorang wanita yang ia kagumi hanya saja merasa minder dengan jarak perbedaan level namun dikarenakan berprinsip pesimis positif penembakan itu dilakukan, saat wanita itu menolak langsung bilang saja "ea uda tau, hehehe".

pasti kekecweaan itu tak akan melanda, pikir secara positif baru nembak aja uda berani nolak gimana pula uda jadian kan? kalo diterima ya syukur......??????

m taufik pradana
mengudara 20 november 2011
dari sebuah kamar

Selasa, 15 November 2011

pemutaran film "Gak Belok Lagi"

medan(12/11), Malam minggu yang bersahabat Opique Pictures mengadakan pemutaran film terbaru mereka yang berjudul "Gak Belok Lagi" yang menceritakan sebuah kisah yang tertimpa pada seorang wanita yang merasa kecewa dengan cowoknya sehingga dengan datangnya seorang wanita belok (penyimpangan seks) yang memberikan kenyamanan sehingga membuat dirinya juga belok, hanya saja akhirnya dapat dipulihkan kembali dengan cinta. 

Sunday Monday band asal rantau perapat ambil andil dalam pengisian original soundtrack dalam film ini. Dan  pada tanggal 12 november 2011  tepat pukul 19.00wib kami mengadakan pemutaran film tersebut di jalan sei tuan no 7 Medan tepatnya di rumah produksi UKM sirup markisa Noerlen.

Kordinator Humas M Taufik Pradana selaku sekertaris komunitas film ini menyatakan bahwa : "kita targetkan tamu yang datang 50 orang" ujarnya dengan penuh kecemasan jikalau tamu yang datang hanya sedikit karena ini ajang pertama kali meraka mengadakan pemutaran film.

namun apa yang diharapkan ternyata berlebih bahkan seluruh panitia kewalahan tuk menaganinya. yang paling luar biasa dalam acara tersebut mereka dapat menghadirkan senior perfilman indonesia yang akrab dipanggil dengan pak Shaut menyatakan : "acara seperti ini sangat bagus diadakan dan ini bisa menjadi wadah diskusi dan jika memang ada kesempatan lebih baik film ini diremake kembali agar lebih ditail dan lebih mudah penonton mendapatkan pesannya", pembicaraan saat diskusi mengenai film tersebut.

apresiasi yang luar biasa disampaikan oleh Zoe Mulia Harahap seorang penikmat film berkata : Anak muda, Sumpah acara pemutaran film "gak belok lagi" keren abis. Banyak pengalaman baru dan inspirasi baru yang zo dapat dalam beberapa jam ngumpul-ngumpul tadi malam. Ketemu dgn "kepala suku" yg ngerti bgt dgn film, ketemu dgn komunitas-komunitas pembuat dan pencinta film membuat rasa kalau "aku gak sendiri". Hal paling seru adalah: zo ngebahas, mengulas, mengoprek, membongkar dan mereview banyak film dgn seorng pencinta film dari Yogyakarta (zo lupa nama si Mas ntu), klw bkn krn acara ini, zo ndak mngkn bs kenal dgn doi. Sukses terus ya anak muda. Mudah2an kalo ada acara2 gini lagi, jangan lupakan daku.. Hehehe..Nue experience, nue inspirations and nue knowlede for me", dinyatakan dengan begitu bahagianya. dari peryataan tersebut dapat disimpulkan bahwa inti acara ini digelar tuk menjadi wadah silaturahmi itu terealisasi. bukan hanya komunitas film melainkan kalangan yang berbeda, diantarnya :
KOMUNITAS FILM
- new magacine
- avindi
- jogal movie
- rufi community
- bambu runcing film
- kofamzah production
- komfaz pictures

MEDIA
- tabloid reagge indonesia
- uplaus
- tribun medan
- smartmagz

LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT
- kompak medan
- madia insani
- pkpa
- ecpat
 dan banyak lagi yang tak dapat disebutkan satu persatu.

bahkan seorang novelis medan update status facebook dengan bunyi : "Baru pulang nonton bareng Launching Film Pendek 'Gak Belok Lagi' karya anak-anak Medan yang digawangi oleh M Taufik Pradana dan Riedho Pratama Ghoqielt. Sukses terus komunitas film indie Medan. Support, support, support!" yaitu yang akrab dipanggil dengan Onet ini memberikan apresiasi yang luar biasa.

kesuksesan acara tersebut tak terlepas dari harian tribun medan turut mengundang melalui surat kabarnya dan juga sirup markisa noerlen yang menjadi sponsor tunggal dalam kegitan tersebut. dengan tingginya antusias para tamu menunjukan medan menginginkan hiburan alternatif dan juga tingginya minat pencinta film di medan ini.

testimonial para tamu :
Pak Shaut (Pembina Avindi) : judul filmnya menggelitik, membuat penasaran.
Bang Veri Boeloe (Tabloid Reagge Indonesia) : kami sebagai tamu merasa di istimewakan kayak raja.
Kak Mimi (Owner Sirup Markisa Noerlen) : sukses ya dek acaranya, banyak tamu yang datang, kreasi indah anak negri yang memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan positif. berawal dari fasilitas yang sangat minim. mereka tetap bekarya tanpa mengabaikan kuliah dibidang masing2.....salut!congrats adek2 koe maju terus, pantang mundur, ingat tuhan dan tetaplah rendah hati.
Bang Hendara (Pembina Kompak Medan) : bagus filmnya, abang suka trus berkarya ya!.
Bang Juhendri (LSM Madya Insani) : gak papa abang duduk ditembok asal bisa nonton, bisa putar ulang  
                                                         gak filmnya?.
Bang Zoe (Pegawai Bank Mega) : ditunggu ya versi panjangnnya.
Smartmagz : ah masa bang buat filmnya cuma 60ribu?.
Bang Onny Kresnawan (Direktur SFD) : Ya meski tak bisa datang, tapi anak-anak ku yang luar biasa itu tetap ada di sana. sukses buat M Taufik Pradana Dkk, terus semangat dan tetap berkarya!

dan masih banyak lagi.

hal ini menunjukan tingkat kepercayaan kepada komunitas film indie opique pictures, oleh sebab itu jangan pernah sia-siakan kepercayaan. salam kreatifilm, bungkus......!!!!

M Taufik Pradana
poto oleh Veri Boeloe