akhir-akhir ini rutinitas seakan bertambah memeluk erat fisik yang semakin melemah ini, waktu 24 jam seakan semakin sempit tuk menjalankan aktivitas. sempat terbesit dalam pikiran untuk membeli waktu orang lain, tapi apakah mungkin untuk itu semua?
Memang aku selalu bepikir aneh dan sering sekali berkhayal sangat tinggi tapi aku tetap berani untuk melakukan itu semua sebab jika aku hidup tanpa mimpi itu sama aja kau layaknya zomby yang hidup namun tak mengetahui apa yang harus di perbuat. namun dibalik mimpi yang konyol itu tetap harus ada usaha yang mendukung untuk mewujudkannya.
seandainya jika ada yang menjual waktunya aku akan bersedia membelinya, bayangkan saja ntah apa yang aku miliki namun seakan dibutuhkan, aku hidup penuh dengan keterbatasan dari fisik, materi, ilmu dan juga akses untuk itu semua.
yah kali ini rapat opique pictures pertemuan yang kedua dapat berjalan dengan lancar dan dapat pula menuangkan selurah ide dalam coretan sederhana. dan dari ini pula kita dapat melihat dan menginpulkan semangat rekan-rekan seperjuangan tuk meluangkan waktunya agar bisa hadir di tempat yang sangat berbahagia ini, karena kali ini kita mengadakan rapat harian di luar ruangan tepatnya di taman beringin jalan cik di tiro.
di tambah lagi kita mandatangkan tamu jauh seperti johan pramana ghoqielt lalu disusul oleh ungkud dan vetra dalam agenda rapat tersebut. namun kali ini kira beri toleransi untuk Adjie ridwan mas ghoqielt dan aldila lubis ghoqielt tidak mengikuti rapat disebabkan oleh sedang berlangsungnya ujian nasional dan semoga rekan kreatif kita ini dapat berada di posisi yang sangat baik kelak di pengumuman nanti. amin.
dalam agenda kali ini kita mengulas karakter 4 pemeran utama dan 1 pemeran membantu utama dalam projeck film yang akan kita produksi di bulan 6 ini. seluruh peserta rapat telah menuangkan apa yang ada dalam pikiran mereka tuk mengembangkan karakter dasar dari 5 pemain utama ini, sangat sederhana memang namun komplek sekali.
namun pada kesempatan ini tidak pula saya selaku penulis ini tuk mempublikasi masalah karakter yang tertuang itu sebab banyak pula pencuri industri kreatif berkeliaran tanpa berani menunjukan wajahnya...
namun saya sangat puas sekali mendengarkan orang-orang kreatif didepan saya mengeluarkan ide briliannya tuk dituangkan dalam coretan sederhana, ditambah lagi dengan kehadiran pian dengan bungkusan bika ambon yang dapat di sebut sebagai makanan khas oleh-oleh dari medan di tambah lagi dengan bakso gorengnya tuk mencairkan suasana rapat tersebut, tak lupa juga tuk pasangan kiki dan ungkud yang pada hari ini bertepatan pada hari jadinya yang ke 2 tahun. selamat ya!
baik.. tuk agenda rapat minggu depan kita akan bertemu di kede kopie ule kareng di jalan setia budi memenuhikeingan dan ungdangan saudara kita riedho... so, jangan sampai gak datang ya soalnya kali ini semua di tanggung oleh ridho ne. hehhehe
pada rapat kali ini di hadiri oleh : Riedho Pratama M Taufik Pradana Hary Hidayat Johan pramana Irul Sofyan Effendy Hermansyah Putra Ecko Dery Fadly Franata Vetra Erika Tengku Rizky Ungkud
sampai ketemu minggu depan ya dalam agenda rapat bedah dan memperbaiki skrip kotor.
terkadang aku binggung dengan tingkah aku selama ini, banyak kesibukan yang mengisi hari-hari ku ini.gak tau juga bakal berguna atau tidak tuk dikehidupan aku yang akan datang. salah satu contohnya tepat pada hari minggu, April 10, 2011 setelah bangun dari tidur yang berkepanjangan bersiap tuk menonton film "Rumah Tanpa Jendela" di salah satu teater di kota medan, sekitar jam 10 pagi hingga pukul 12 siang dan menyempatkan waktu sedikit tuk berphoto bareng dengan salah satu produser film itu yaitu pak Adelin dan promotion film tersebut yaitu bang Jufri bulian.
maaf jikalau photo ini abcur dikarenakan lupa menyeting kamera. ehehhehe saat uda tau kesalahannya tapi malu minta photo lagi.
setelah dari itu aku beranjak ke semalingkar tuk menjemput salah seorang teman tuk mengikuti acara bedah buku. sesaat sampai di jalan padang bulan aku melitak angkot berada di tangah pemisah jalan,mumpung bawa kamera aku tak mengiangiakan momoen itu.
tanpa buang waktu langsung ke sanggar lukis payung teduh di jalan sei binge no 1 medan tuk mengikuti bedah buku oleh salah satu penulis yang gak asing lagi yaitu pak Shaut Tambunan. ini photo beliau.
dari dariacara itu aku haris neranjak ke padang bulan lagi karena mau mengerjakan tugas kuliah di kos teman disana. begitu lah ahari minggu yang melelahkan penuh dengan aktifitas mencari ilmu, moment, dan juga pangalaman memilah jalan setapak.
"Pendidikan Bukan Milik Pemodal atau Pemilik Penguasa, tapi Milik Kita Semua"
hal ini pula la yang dilaksanakan pada tanggal 20 april lalu di bundaran jalan gatot subroto di lakukan oleh FORM-SU diantaranya adalah BARSDem,SMI,HMI FISIP USU,HMI SASTRA UISU,PMII UMSU,Formadas,Gemaprodem,FMD,KDAS,Pema FISIP USU,Famud,HMI UMSU,LPM-ITM,Barmas.
aku tak parlu banyak mengulas tentang ini, aku bukan jurnalis pemburu berita. hanya haja hal moment seperti ini yang aku hal yang tidak dapat dibuat melainkan moment yang harus di kejar.layaknya seorang photograferd jurnalis.
aku merasa kagum.
itulah yang dapat mewakili perasaanku saat melihat orang-orang kreatif datang silih berganti berebut pulpen tuk mengisi daftar hadir seakan menunujukan siapa yang cepat diantara mereka dan seakan ada hukuman secara tidak tertulis.
ditambah tambah lagi dengan adanya tujuan arah yang akan dicapai dengan kesepakatan bersama diataranya meliput :
Visi dan misi
visi :
·membangkitkan komunitas film indie dan bibit baru agar bergenerasi kreatif di bidang perfilman.
·menjalin silahturahmi dengan komunitas film indie dan menjadikan sebuah farum keakraban.
·mengerjakan project secara bersama-sama dengan penuh tanggung jawab.
·pengadaan alat produksi dengan usaha bersama dan menjadi milik bersama.
·mengenalkan komunitas opique picture’s dari daerah, nasional bahkan dunia.
·Meningkatkan kualitas film agar dapat bersaing dengan komunitas lain tuk berkarya
·Eksis di festival film dalam dan luar negeri
·Open reqrutment
·Memperbaiki dan meningkatkan citra diri rumah tangga secara menyeluruh
·Menciptakan opique picture’s sebagai kumpulan muda mudi kreatif dan imajinatif dalam berkarya
·Saling menjaga nama baik dimanapun dan kapanpun.
·Kesopanan, etika dan atitud tetap di jaga
·Opique picture’s berusaha menampilakan keprofesionalan
·Saling keterbukaan dan saling mengingati apabila ada salah dalam komunitas
·Membuat opique pictures menjadi kiblatfilm indie indonesia bahkan dunia.
misi :
·mengadakan rumah singgah dan rumah produksi sebagai wadah berkumpul dan berbagi
·Membuat film berstandar layar lebar yang dapat dinikmati seluruh orang di duian.
inilah segelintir ide brilian yang kita satukan bersama demi cita-cita kita meraih hari esok yang lebih cerah lagi. dan dari rapat inilah kita bentuk pembukuan uang kas yang di kutip seminggu sekali tiap pertemuan sebesar Rp.3000 yang diberi pertanggung jawaban kepada soudara kita bernama tengku rizky aditya putra dan beliau dipilih karena beliau dapat dipercaya.
uang kas yang di nbentuk ini bertujuan untuk memudahkan langkah kita dalam memproduksi dan tuk biaya kita nanti.
rapat kali ini dihadiri oleh :
M Taufik Pradana
Hary Hidayat
Echo Dery
Sofyan Effendy
Hermansyah
Tengku Rizky
Fadly Franata
Ridho Pratama
dan 2 orang di izinkan berhalangan hadir karena sedang menyiapi persiapan UN yaitu :
Adjie ridwan mas
dan Aldina lubis.
tuk pertemuan rapat minggu depan kita angendakan di taman beringin jalan cidiktiro seperti biasa malam selasa jam 8 malam dan rapat hanya 2 jam saja.