Sabtu, 14 Mei 2011

hidup adalah perbuatan, pilihan dan kompetisi

malam yang hujan namum gerah ini tepat pada tanggal 14 mi 2011 tepat pada pukul 1.52 wib, malam ini memang sangat aneh hujan diluar yang menemani ketikan ini berderu dengan derasnya namun mengapa badan ini trus berkeringat. ya begitu juga hidup ini sangan aneh, mengapa? karena diluar sana banyak yang ingin menjadi pemimpin namun tanpa usaha, yang lebih mengejutkannya lagi orang yang tidak mampu memimpin dirinya sok belagak menjadi orang di posisi atas.
hehhehehe

keinginan aku pribadi menjadi seorang pemimpin juga begitu keras, dan setiap kegiatan seringan mereka melimpahkannya kepada aku, apa mereka tidak mau belajar menjadi pemimpin? ironis memang dengan pengalaman ini.

ntahlah, aku tak mengetahu dari konsep diri orang lain, aku sejauh ini terus berusaha mengetahui konsep diri aku sendiri, agar mudah aku melangkah kemana saja aku mau sesuai dengan minat, bakat dan hobby, sebab apabila kita melakukan sesuai dengan kesadaran maka yang kita capai itu semua akan terasa lebih berharga. menurut aku sendiri apabila kita dapat menghargai karya kita sendiri maka kita telah mampu tuk menghargai karya orang namun kita tidak boleh merasa menang sendiri, selalu merasa punya kita yang paling baik, itu salah besar. karena dengan mengakui karya orang lebih baik maka itu menjadi tolak ukur sejauh mana kita berkarya.

teringat perkataan seorang penulis novel kondang yaitu pak Shaut Tambunan berkata : "karya kita adalah brand, sehingga kita harus menjaga itu". perkataan beliau yang begitu kental mengalir di nadi ini, dan dengan perkataan itu aku berusaha mengorijinalkan setiap langkah, karya, karsa dan cipta yang telah aku persembahkan, dan semua itu bertujuan berguna untuk orang lain. dan yang paling sederhana yaitu membuat senyuman yang lebar untuk seorang wanita yang sangat luar biasa aku memandangnya, yaitu mamakku tercinta.

mengudara dari sebuah kamar yang pecah.

Rabu, 11 Mei 2011

sms sederhana

dimalam yang begitu mencekam dan gerahnya, terdengar suara yang begitu melengking dari sebuah hp tua kepemilikan ku, dengan penasaran aku membaca sms yang masuk itu dengan isi sebagai berikut :

Bintang malam katakan padanya, aku ingin melukis sinarmu dihatinya.
Embun pagi sampaikan padanya bila ku dekap erat waktu dingin yang membelenggunya.
Taukah engkau tak rela hati.
Ku ingin memeluk mmebelai wajahnya.
Dan ku pasang hiasan angksa yang terindah hanya untuk dirinya.
lagu rindu ini ku ciptakan.
Hanya untuk pangeran hati ku tercinta wlaau hanya nada sederhana.
Izinkan ku ungkap segenap rasa dan krinduan.

sangat luar biasa, aku sangat kagum dan seakan aku sangat dicintai oleh sorang pengirim sms itu. di tambah lagi dengan keadaan aku yang masih terpuruk kaku. dan aku yakin pengirim sms itu pastilah seorang wanita yang sangat luar biasa dan tidak salah mengirimkan sms itu kepada aku.

terinsipasi dari sms masuk di hp aku.
mengudara 11 mei 2011

yang selalu setia

hampir satiap manusia mengiginkan kesetiaan itu hadir dalam hidupnya, dan paling sering diinginkan adalah hal-hal yang luar biasa, kenapa tidak mengingat apa yang selalu setia dalam dirinya dari yang kecil dulu.

ketika kita kembali ke beberapa tahun lalu, dimana kita mulaidapat berjalan dan mulai mengenal sebuah tas, bahkan apapun yang bertali kita menganggap itu sebuah tas, dan yang paling anehnya lagi ketika sewaktu kecil melihat kantung plastik kresek pun masih saja ingin menyandangkannya. lucu memang.
hehhehhe

mungkin sebahagian kecil yang setia kepada kita itu adalah sebuah tas. benda yang selalu berada bersama kita, kemanapun kita melangkah bahkan sampai ke ujung dunia pun. pengalaman pribadi sejauh ini bermain dengan tas itu bisa ku pakai sebagai pelengkat tidur yaitu sebagai bantal, berlagak seakan mahasiswa yang rajin dengan tas ukutan yang besar, bergaya menjadi wartawan dan photografer jika didepan umum sambil menunjukan sirat ulos dan id card yang tergantung, bahkan dengan tas dapat membuat diri kita menjadi pusat perhatian.

itulah segelintir bnda yang setie melengkapi hidup kita, bahkan kita makipun tas itu tetap setia menemani diri kita walau terkadang tas ini sedikit manja, uda gedepun tak mau berjalan sendiri, selalu ingin di gendong dan sekali-kali berjalan beriringan sambil memegang tangannya.

mengudar dari ruang tamu rumah yang reok.
medan, 11 mei 2011

Selasa, 10 Mei 2011

apinya mana..?



hah...!!!
semangat telah kendur...
hal yang dikhawatirkan itu terjadi...
apa kita punya masalah masing-masing yang gak mampu nyelesaikannya sendirian?
ntahlah, aku ngarapnya sich kita bener-bener matang untuk mewujudkan mimpi kita.
atau apakah kita semua masi merasa sebagai artis yang hanya disuruh-suruh, pasti gakkan. tanpa kita sadari kita semua mampu jadi pemimpin, apa kita gak yakin dengan kemampuan kita sendiri?

mungkin pembentukan dari ulang itu harus, atau kita tanya dulu sama diri kita sendiri siapa yang mampu membawa beban tanggung yang begitu besar. jangan karena malu dan takut dibilang pengecut sehingga berani mengacungkan jari-jemari.

yang paling penting adalah ketulusan, walau hanya beberapa orang saja yang maju toh juga kita sebuah komunitas yang melangkah dan menggapai visi misi bersamakan. mungkin memang agak sulit mengikuti namun jukalau mau belajar pasti semua kita bisa dan mampu.

aku rasa sumbu beberapa helai telah siap, tumpukan kayu kering sudah siap namun mana nich apinya, apa uda padam atau enggan menunjukan panasnya. jikalau apinya hidup sedikit redup tapi dari apa yang telah kita siapkan itu semua akan gampang berkobar. mana semangatmu kawan. apa sudah bosan membuat senyuman lebar untuk orang tua, atau apa hati itu yang kurang pas dengan posisi ini.

tuk pertemuan selanjutnya minimal harus membawa setitik apa ya, biar kita satukan semua mengubahnya menjadi bola api yang tidak dapat ditatap oleh mata awam.

terus berkarya
terus semangat

M Taufik Pradana
mengudara di laboratorium photografi komunikasi usu
10 mei 2011

Senin, 09 Mei 2011

bintangku telah padam

ternyata firasatku benar. bintang yang menerangi ku selama ini hanyalah sebuah meteor jatuh, yang hanya menerangiku sekejab saja. padahal aku masih membutuhkan pelita itu namun ia telah padam.

kemana kamu, aku masih membutuhkan kamu, kamu datang tanpa permisi dan pergi tanpa pamit. engkau bintang yang sangat luar biasa. bintang yang dapat menjelaskan aku itu siapa, namun belum semua yang kamu kulas tentang aku. aku kini kehilangan arah, kehilangan petunjuk dan juga kehilangan cahayamu.

kelak jika enagkau membutuhkan aku maka datanglah kepadaku, aku akan menyambutmu dan melayanimu layaknya seorang ratu yang duduk rapi di singgasana yang akan ku buat dengan keringat dan hayalku.

kehadiranmu tetap ku nanti...

terinspirasi dari salah seorang wanita yang luar biasa dalam hidupku, wanita yang bangkit dari keterpurukan dan wanita yang dapat menjaga kodratnya.

mengudara tanggal 9 mei 2011